Penyuluhan Parenting Arjowilangun Tertuang dalam Artikel dan Poster FBD UB 64

Mahasiswa Ilmu Komunikasi Universitas Brawijaya
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Abdilla Monica tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Malang, 22 Juli 2025 — Sebagai bagian dari program KKN FISIP BAKTI DESA (FBD)2025, mahasiswa yang tergabung dalam kelompok 64 menunjukkan kontribusi konkret melalui karya jurnalistik yang menyoroti penyuluhan parenting di Desa Arjowilangun, Kecamatan Kalipare, Kabupaten Malang. Salah satu kontribusi yang dihasilkan adalah sebuah artikel feature bertajuk “Menata Emosi, Merawat Generasi: Penyuluhan Manajemen Emosi & Kelekatan antara Ibu dan Anak untuk Arjowilangun yang Harmoni” Artikel ini mengulas secara mendalam jalannya kegiatan penyuluhan yang dilaksanakan pada 20 Juli 2025 lalu, yang diikuti lebih dari 50 peserta dari kalangan ibu balita dan kader PKK. Kegiatan penyuluhan menghadirkan dosen Psikologi Universitas Brawijaya, Ibu Ika Adita S.Psi., M.Psi., sebagai pemateri. Dengan pendekatan yang hangat dan interaktif, penyuluhan tersebut membahas pentingnya pengelolaan emosi ibu serta peran kelekatan yang sehat dalam tumbuh kembang anak. Antusiasme peserta tampak tinggi, menciptakan suasana edukatif yang menyenangkan dan membekas. Artikel yang ditulis oleh Abdilla Monica Permata B., mahasiswa FISIP UB, tidak hanya berfungsi sebagai dokumentasi program, tetapi juga sebagai media diseminasi informasi yang dapat diakses oleh masyarakat luas. Artikel tersebut telah dipublikasikan di website resmi Desa Arjowilangun, sebagai bagian dari upaya desa dalam menyebarluaskan nilai-nilai penting pembangunan sumber daya manusia kepada khalayak digital. Sebagai bentuk penyampaian informasi yang lebih dekat dengan warga desa, Monica juga menghadirkan versi cetak artikel dalam bentuk poster vertikal, yang kini terpajang di Balai Desa Arjowilangun. Versi cetak ini secara khusus menyoroti inti materi penyuluhan, sehingga warga yang membaca tidak hanya mendapatkan informasi kegiatan, tetapi juga memperoleh edukasi langsung mengenai pentingnya manajemen emosi dan kelekatan ibu-anak. Kontribusi ini sekaligus menjadi representasi nyata peran mahasiswa FISIP dalam proses pembangunan desa, yakni dengan memastikan bahwa setiap program yang berlangsung dapat dikemas, dipublikasikan, dan dimanfaatkan secara berkelanjutan. Artikel ini juga selaras dengan Misi ke-6 Desa Arjowilangun, yaitu mengembangkan kemandirian masyarakat melalui peningkatan kualitas sumber daya manusia dan penguatan kelembagaan. Melalui karya ini, Monica berharap agar hasil penyuluhan yang telah terlaksana tidak hanya berakhir pada hari pelaksanaannya, melainkan terus memberi manfaat kepada warga, terutama para ibu, dalam mendampingi tumbuh kembang anak secara emosional dan komunikatif.
