Kumparan Logo

Bank Mandiri Pastikan Dana SAL Mengalir ke Sektor Produktif

kumparanBISNISverified-green

·waktu baca 1 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ilustrasi Bank Mandiri. Foto: Dok. Bank Mandiri
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Bank Mandiri. Foto: Dok. Bank Mandiri

PT Bank Mandiri (Persero) Tbk rapat secara tertutup bersama Komisi XI DPR, Senin (6/7). Usai rapat, Direktur Utama Bank Mandiri, Riduan, menjelaskan salah satu hal yang dibahas dalam rapat yaitu mengenai penyaluran dana Saldo Anggaran Lebih (SAL).

Pemerintah kembali menyalurkan dana SAL Rp 400 triliun kepada Himbara. Riduan memastikan dana tersebut diarahkan ke sektor-sektor produktif, mulai dari UMKM hingga swasta, dan tidak digunakan untuk aktivitas spekulatif.

“Ya, semua sektor real itu kan produktif, kan. Baik kepada UMKM, UMKM, swasta. Dan tidak akan ada ruang untuk dipakai untuk hal-hal spekulatif,” katanya di Jakarta, Senin (6/7)

Selain membahas penyaluran dana SAL, Riduan juga menyinggung perkembangan suku bunga perbankan setelah kenaikan BI Rate.

Menurutnya, Bank Mandiri masih terus mengkaji kebutuhan penyesuaian suku bunga dengan melihat kondisi pasar dan dampaknya terhadap industri.

Riduan mengatakan dampak perubahan suku bunga acuan umumnya baru terlihat beberapa bulan setelah kebijakan diterapkan.

“Biasanya setelah 3 bulan baru kita lihat nanti dampaknya. Baru kita lakukan penyesuaian,” ucap dia.

Bank Mandiri masih berupaya menjaga biaya cost of fund di level saat ini hingga akhir tahun di level 1,9 persen.