Kumparan Logo

Dalam Satu Tahun Keluarga Joe Lewis Habiskan Rp 7,63 T untuk Tottenham Hotspur

kumparanBISNISverified-green

·waktu baca 2 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Pemilik Tottenham Hotspur, Joe Lewis dan Daniel Levy. Foto: ANDREW YATES / AFP
zoom-in-whitePerbesar
Pemilik Tottenham Hotspur, Joe Lewis dan Daniel Levy. Foto: ANDREW YATES / AFP

Keluarga miliarder Joe Lewis kembali menyuntikkan dana £120 juta atau sekitar Rp 2,8 triliun (kurs Rp 23.860 per Poundsterling) ke klub sepak bola Inggris, Tottenham Hotspur.

Mengutip Bloomberg pada Minggu (20/9), dana tersebut bakal masuk melalui pembelian saham baru di ENIC Sports Inc., perusahaan induk berbasis di Bahama yang memiliki sekitar 88 persen saham Tottenham Hotspur.

Menurut sumber yang mengetahui transaksi tersebut, dana tambahan itu akan digunakan untuk modal kerja umum klub.

Dengan investasi terbaru ini, total dana yang telah disuntikkan keluarga Lewis ke Tottenham dalam satu tahun terakhir mencapai £320 juta atau sekitar Rp 7,6 triliun.

Angka itu termasuk investasi £100 juta pada musim panas 2026 yang digunakan untuk membantu memperkuat skuad menjelang musim 2026/27. Keluarga Lewis sendiri menguasai sekitar 73 persen saham ENIC.

Belum diketahui apakah pengusaha sekaligus mantan Chairman Tottenham Daniel Levy, yang juga memiliki saham di ENIC, akan ikut serta dalam putaran pendanaan terbaru.

Levy sebelumnya tidak berpartisipasi dalam putaran pendanaan £100 juta pada musim panas. Akibatnya, kepemilikannya di ENIC terdilusi menjadi sekitar 27 persen.

Perwakilan Tottenham dan keluarga Lewis menolak memberikan komentar soal pendanaan terbaru. Levy juga belum memberikan tanggapan.

Omar Marmoush bereaksi setelah gagal memanfaatkan peluang saat Tottenham Hotspur melawan Nottingham Forest. Foto: Chris Radburn/REUTERS

Sebelumnya, investasi besar keluarga Lewis menandai perubahan strategi pemilik Tottenham setelah bertahun-tahun mendapat kritik dari pendukung karena dinilai tidak memberikan investasi yang cukup agar klub mampu bersaing memperebutkan gelar-gelar utama.

Perubahan strategi terlihat jelas pada musim panas ini setelah Tottenham nyaris terdegradasi dari Premier League pada akhir musim lalu.

Dalam pernyataan pada Mei 2026, keluarga Lewis mengatakan pengembangan Tottenham membutuhkan investasi finansial, termasuk untuk tim utama, akademi, serta fungsi pendukung klub.

“Kami sepenuhnya berkomitmen untuk itu,” kata keluarga Lewis dalam pernyataannya.

Tottenham kemudian menghabiskan lebih dari £300 juta untuk membeli pemain baru pada bursa transfer musim panas.

Sejumlah pemain yang didatangkan antara lain gelandang Sandro Tonali, bek Jan Paul van Hecke, dan penyerang Omar Marmoush.

Namun, besarnya belanja pemain belum menghasilkan performa yang sesuai harapan. Tottenham mengawali musim 2026/2027 hanya mengumpulkan 2 poin dari pertandingan Premier League dan belum mencetak satu gol pun.

Besarnya investasi juga datang ketika kondisi keuangan Tottenham masih menghadapi tekanan. Tottenham mencatat kerugian sebelum pajak sebesar £120 juta hingga akhir Juni 2025.