Garuda Indonesia Rapat Tertutup dengan DPR, Bahas Keuangan hingga Rute Daerah

PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk menggelar rapat tertutup bersama Komisi VI DPR RI pada Rabu (23/9) untuk membahas kinerja keuangan serta arah strategis perusahaan.
Anggota Komisi VI DPR RI dari Fraksi Partai Demokrat, Herman Khaeron, mengapresiasi pemulihan keuangan maskapai pelat merah tersebut. Ia mencatat keuntungan Garuda terus meningkat seiring penekanan angka kerugian.
"Performa Garuda makin membaik, keuntungan meningkat, dan kerugian berhasil ditekan," ujar Herman di Gedung DPR RI, Jakarta, Rabu (23/9).
Sebagai bagian dari konsolidasi di bawah Danantara, DPR mendorong Garuda berekspansi lebih agresif. Salah satu poin strategis yang disorot adalah kebutuhan armada pesawat berukuran lebih kecil untuk mengungkit konektivitas antarprovinsi di wilayah kepulauan.
Herman mencontohkan rute di kawasan Sulawesi yang saat ini masih harus memutar melalui Makassar. Menurutnya, penerbangan langsung antarprovinsi memiliki potensi pasar yang prospektif jika didukung rencana strategis (roadmap) yang tepat.
"Perlu roadmap untuk rute antarprovinsi pakai armada lebih kecil. Masa dari Sulbar ke Sulteng harus memutar ke Makassar dulu? Ini rute prospektif," tegasnya.
Terkait isu wacana merger antara Pelita Air dan Garuda Indonesia, Herman memastikan topik tersebut sama sekali tidak dibahas dalam rapat.
