Kumparan Logo

Harga Minyak Dunia Melesat 2,5 Persen Usai AS Serang Iran

kumparanBISNISverified-green

·waktu baca 1 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Kapal-kapal di Selat Hormuz, seperti terlihat dari Musandam, Oman, 14 Juni 2026. Foto: REUTERS/Stringer
zoom-in-whitePerbesar
Kapal-kapal di Selat Hormuz, seperti terlihat dari Musandam, Oman, 14 Juni 2026. Foto: REUTERS/Stringer

Harga minyak dunia melambung lebih dari 2 persen pada perdagangan Senin (31/8). Lonjakan ini membawa minyak mentah jenis Brent kembali menembus level psikologis USD 90 per barel.

Eskalasi harga dipicu oleh serangan militer Amerika Serikat (AS) terhadap dua lokasi peluncur milik Iran di Pulau Larak, kawasan strategis Selat Hormuz, pada Minggu (30/8).

Aksi militer ini merupakan serangan terbuka pertama AS ke wilayah Iran sejak akhir Juli 2026. Langkah tersebut langsung memicu kekhawatiran pasar terkait potensi gangguan pasokan energi global yang melintasi jalur krusial Selat Hormuz.

Mengutip Reuters, harga minyak mentah berjangka Brent melonjak USD 2,22 atau 2,52 persen ke posisi USD 90,32 per barel pada pukul 22.02 GMT.

Pada saat yang sama, minyak mentah AS West Texas Intermediate (WTI) terkerek naik USD 2,01 atau 2,41 persen menjadi USD 85,41 per barel.