Kumparan Logo

Harga Tepung Melonjak, Menteri UMKM Siap Koordinasi Operasi Pasar dengan Kemendag

kumparanBISNISverified-green

·waktu baca 1 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ilustrasi tepung. Foto: New Africa/Shutterstock
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi tepung. Foto: New Africa/Shutterstock

Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Maman Abdurrahman merespons kabar lonjakan harga tepung yang membebani biaya produksi pelaku usaha mikro.

Maman menegaskan komitmen pemerintah untuk memastikan harga bahan baku utama UMKM, seperti tepung dan plastik tetap stabil dan terjangkau di pasaran.

"Dari sisi kami, semangat utamanya adalah memastikan harga bahan baku tetap terkendali dan disesuaikan dengan kapasitas pengusaha mikro," ujar Maman di Kantor Kementerian UMKM, Jakarta Selatan, Selasa, (3/11).

Merespons gejolak harga bahan baku tersebut, Kementerian UMKM akan segera berkoordinasi dengan Kementerian Perdagangan (Kemendag) untuk menjajaki kemungkinan pelaksanaan operasi pasar.

"Jika ada potensi kenaikan harga, kami akan berkoordinasi dengan Kemendag. Eksekusi operasi pasar memang domain Kemendag, namun kami bertugas meneruskan aspirasi dan kondisi riil pelaku UMKM di lapangan," tutur Maman.

Isu kenaikan harga tepung, khususnya tepung tapioka, sebelumnya menjadi sorotan publik di media sosial. Salah satu unggahan di TikTok yang telah ditonton lebih dari 500 ribu kali mengeluhkan kenaikan harga tapioka yang melonjak hingga Rp 8.000 per kilogram dalam setahun terakhir.