Kumparan Logo

IHSG Diproyeksi Menguat, Investor Pantau Data Ekonomi AS

kumparanBISNISverified-green

ยทwaktu baca 2 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Pengunjung memotret layar yang menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Jumat (14/8/2026). Foto: Putra M. Akbar/ANTARA FOTO
zoom-in-whitePerbesar
Pengunjung memotret layar yang menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Jumat (14/8/2026). Foto: Putra M. Akbar/ANTARA FOTO

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diprediksi bergerak menguat pada rentang 5.647 hingga 5.851 pada perdagangan Kamis, (15/10).

Sebelumnya, pada Rabu, (14/10), IHSG ditutup menguat 17,05 poin atau 0,29 persen ke posisi 5.943,02.

"Momentum penguatan berpotensi mulai terbentuk. Berdasarkan indikator teknikal, Stochastic K_D dan RSI menunjukkan sinyal positif, meskipun volume perdagangan mengalami penurunan," ujar Senior Technical Analyst Mirae Asset Sekuritas Indonesia, M. Nafan Aji Gusta, dalam risetnya pada Kamis, (15/10).

Nafan menjelaskan, para pelaku pasar saat ini mencermati rilis data Bureau of Labor Statistics terkait Indeks Harga Konsumen (CPI) utama AS yang naik 0,6 persen secara bulanan (MoM) dan 3,7 persen secara tahunan (YoY) pada September. Kenaikan inflasi tersebut dipicu oleh lonjakan harga bensin sebesar 9,1 persen MoM serta kenaikan biaya energi secara keseluruhan.

Di sisi lain, pergerakan pasar global kian kompleks akibat dinamika komoditas dan ketegangan geopolitik yang terus berlanjut. Harga minyak mentah jenis Brent menguat 0,45 persen ke level USD 106,17 per barel dan WTI naik 1,07 persen menjadi USD 95,17 per barel, menyusul eskalasi serangan balasan kelompok Houthi dan koalisi pimpinan Arab Saudi yang menargetkan fasilitas energi serta bandara di Riyadh dan Dhahran.

"Dinamika domestik juga diwarnai oleh rotasi sektor investor lokal yang bergeser ke arah saham-saham defensif dan komoditas pendukung," kata Nafan.

Pada perdagangan Kamis, (15/10), Mirae Asset Sekuritas merekomendasikan beberapa saham pilihan, antara lain BBTN, ELSA, dan WIFI.

Sementara itu, MNC Sekuritas memproyeksikan IHSG bergerak bervariasi. Indeks berpotensi menguji area pelemahan di rentang 5.897 hingga 5.940, sebelum berpeluang menguat kembali untuk menguji level 5.989 hingga 6.014.

"Skenario terbaik, koreksi IHSG hanya akan menguji level 5.897-5.940 dan menguat kembali untuk menguji rentang 5.989-6.014," tulis MNC Sekuritas.

Saham-saham yang direkomendasikan MNC Sekuritas untuk perdagangan hari ini meliputi ADMR, BRMS, ENRG, dan ISAT.

-

Disclaimer: Keputusan investasi sepenuhnya berada di tangan pembaca. Informasi ini bertujuan memberikan gambaran pasar dan bukan merupakan ajakan untuk membeli, menahan, atau menjual aset investasi tertentu.