Mengintip Geliat Ekonomi Condet, Mulai Jual Parfum hingga Restoran Kebuli

Bicara mengenai kawasan di Jakarta yang identik dengan komunitas keturunan Arab, nama Condet tentu tak bisa dilepaskan.
Wilayah di Jakarta Timur ini kini diramaikan berbagai lini bisnis bernuansa Timur Tengah, mulai dari gerai parfum refill hingga restoran yang menyajikan nasi kebuli.
Berdasarkan pantauan kumparan pada Minggu (30/8), lanskap bisnis di Condet tampak terbagi dalam beberapa zona. Usaha toko parfum mendominasi area utara, sementara pusat kuliner memadati bagian selatan.
Penjelajahan dimulai dari sisi utara Condet, tepatnya di gerbang Jalan Raya Condet yang berseberangan dengan Pusat Grosir Cililitan (PGC). Di sepanjang jalur ini, usaha wewangian tampak begitu menonjol.
Salah satunya Evi Parfume, yang bahkan memiliki empat gerai sekaligus di kawasan tersebut. Selain menjual minyak wangi, sejumlah toko parfum di area ini juga menawarkan beragam pernak-pernik dan busana khas Timur Tengah.
Salah satu pegawainya, Jafar, menjelaskan harga parfum refill di toko tersebut relatif ramah di kantong.
Untuk ukuran standar dengan racikan satu banding satu, parfum dijual seharga sekitar Rp 30.000 per botol. Sementara racikan dua banding satu dibanderol sedikit lebih tinggi, yakni sekitar Rp 35.000 per botol.
“Rata-rata sih kebanyakan tuh (yang dijual varian) 1.500 (mili). (Ada) 1.800 (jenis cairan parfum) yang dijual dari berbagai merek,” kata Jafar kepada kumparan di Toko Evi Parfum, Condet, Jakarta Timur beberapa waktu lalu.
Kumparan melanjutkan perjalanan lagi ke arah Jalan Raya Condet, fokus lanskap ekonomi mulai bergeser ke industri kuliner khas Arab.
Dua restoran berskala besar, Nasi Mandhi Bosgil dan Kebuli Jordan, berdiri megah di tepi jalan utama. Di sekitarnya, berderet pula tempat makan lain seperti Kebuli Steak hingga Restoran Al Mukalla.
Penyusuran berlanjut ke arah selatan Jalan Raya Condet. Fenomena menarik lain yang ditemui adalah keberadaan gerai ayam goreng cepat saji bergaya khas Timur Tengah.
Berbeda dengan daerah lain yang umumnya didominasi jejaring global seperti McDonald's, KFC, atau Burger King, Condet memiliki merek ayam gorengnya sendiri.
Di antaranya Zangos yang mengusung tagline ‘Ayam Goreng Saudi Asli’, serta Almaz dengan slogan ‘Ayam Goreng Saudi No. 1 di Indonesia’.
Meski begitu, kawasan selatan Condet tak sepenuhnya didominasi kuliner ala Timur Tengah. Sejumlah jejaring makanan dan minuman internasional juga telah merambah kawasan ini, seperti Starbucks dan Subway.
Selain itu, toko kelontong modern (convenience store) seperti FamilyMart dan Lawson turut menghiasi deretan pertokoan di sana.
