Kumparan Logo

Mentan Sidak Kantor Dirjen, Skors 3 Pegawai Merokok saat Jam Kerja

kumparanBISNISverified-green

·waktu baca 2 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Mentan Amran Sulaiman sidak ke Kantor Ditjen Tanaman Pangan dan Ditjen Hortikultura di kawasan Pasar Minggu, Jakarta Selatan pada Kamis (8/10/2026). Foto: Argya Maheswara/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Mentan Amran Sulaiman sidak ke Kantor Ditjen Tanaman Pangan dan Ditjen Hortikultura di kawasan Pasar Minggu, Jakarta Selatan pada Kamis (8/10/2026). Foto: Argya Maheswara/kumparan

Menteri Pertanian (Mentan), Amran Sulaiman, menginspeksi dadakan (sidak) di dua kantor Direktorat Jenderal (Ditjen) Kementerian Pertanian (Kementan).

Dalam sidak tersebut, tiga pegawai staf langsung diskors akibat kedapatan merokok di kantin saat jam kerja masih berlangsung.

Adapun dua lokasi yang disidak adalah Kantor Ditjen Tanaman Pangan dan Ditjen Hortikultura di kawasan Pasar Minggu, Jakarta Selatan, pada Kamis, (8/10).

"Saya istirahatkan kamu ya, satu minggu ya. Bertiga kau istirahat. Pak Dirjen, istirahatkan, skorsing," tegas Amran saat melakukan sidak.

Tiga pegawai yang mendapat sanksi skors tersebut merupakan staf Bagian Tata Usaha Ditjen Tanaman Pangan. Ketiganya tertangkap tangan sedang merokok di kantin kantor sekitar pukul 14.00 WIB.

Selain menertibkan kedisiplinan staf, Amran juga memeriksa para pegawai yang bertugas menangani unit pelelangan guna memastikan tidak ada praktik suap atau penyimpangan prosedur.

Usai menginspeksi Kantor Ditjen Tanaman Pangan, Amran bergeser ke Kantor Ditjen Hortikultura yang berada di kompleks yang sama. Di lokasi kedua, ia memeriksa sejumlah ruangan kerja dan menemukan beberapa kursi pegawai dalam keadaan kosong.

Guna memastikan keberadaan pegawai yang tidak berada di mejanya, Amran mengkonfirmasi langsung kepada pihak atasan maupun rekan kerja terkait. Bahkan, ia melakukan panggilan video (video call) ke nomor pribadi pegawai pemilik kursi kosong tersebut untuk memverifikasi posisi mereka.

Amran menegaskan, rangkaian sidak ini dilakukan untuk memastikan efektivitas kerja serta akuntabilitas penggunaan anggaran operasional negara.

“Banyak temuan, ini pentingnya sidak. Kita mau lihat apakah staf itu disiplin atau tidak, karena setiap rupiah yang keluar dari Kementan adalah uang rakyat,” kata Amran.