Populer: Danantara Lepas Lebih dari 100 BUMN; IHSG Anjlok 1,88 Persen

Rencana Danantara melepas lebih dari 100 BUMN ke pihak swasta menjadi salah satu berita populer kumparanBISNIS sepanjang Kamis (8/10).
Selain itu, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup anjlok 1,88 persen ke level 6.031,28. Untuk lebih jelasnya, berikut rangkuman berita populer tersebut
Danantara Lepas 100 BUMN ke Swasta
Danantara Indonesia berencana melepas lebih dari 100 Badan Usaha Milik Negara (BUMN) kepada pihak swasta untuk meningkatkan efisiensi dan produktivitas aset negara.
Chief Operating Officer (COO), Danantara Dony Oskaria, mengatakan pengelolaan BUMN ke depan tidak hanya mengandalkan APBN dan Danantara, tetapi juga akan semakin melibatkan swasta.
Menurutnya, kerja sama pemerintah dan badan usaha akan diperbanyak dalam mengeksekusi proyek, termasuk infrastruktur yang bisa dikembangkan dengan model KPBU.
Dony menyebut BUMN tidak akan mengambil porsi lebih besar dari peran swasta, misalnya di sektor perhotelan yang sudah banyak digarap pelaku usaha.
Ia menegaskan, lebih dari 100 BUMN non-core sudah didivestasikan kepada swasta agar BUMN bisa lebih fokus pada bisnis inti dan kompetensi utamanya.
Sebelumnya, CEO Danantara Indonesia Rosan Perkasa Roeslani menyampaikan bahwa pemangkasan entitas melalui program penyederhanaan (streamlining) atau merger kini sudah mencapai 354. Sebagian besar aset yang ditutup berstatus dormant, yakni entitas masih ada tetapi sudah tidak berjalan.
Rosan mencontohkan, 6 BUMN manajemen aset digabungkan secara horizontal, begitu juga dengan 137 hotel dan 75 rumah sakit pelat merah yang masing-masing disatukan menjadi satu perusahaan. Langkah ini diambil karena sebagian perusahaan terus merugi. Dari total 1.074 BUMN, hanya 15 perusahaan yang menyumbang 97 persen dividen untuk kas negara.
IHSG Ditutup Anjlok 1,88 Persen ke 6.031
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup merosot 115,44 poin atau 1,88 persen ke level 6.031,28 pada perdagangan Kamis (8/10). Pelemahan ini juga diikuti indeks LQ45 yang jatuh 1,99 persen ke level 593,64.
Nilai transaksi perdagangan hari ini mencapai Rp 12,50 triliun dengan volume 60,28 miliar lembar saham, sedangkan frekuensi transaksi tercatat 1,94 juta kali.
Di jajaran saham top gainers, ARII (Atlas Resources) naik 24,86 persen ke level 452 dan PEVE (Penta Valent) naik 24,85 persen ke level 412. Sementara itu, saham top losers dipimpin SEMA (Semacom Integrated) yang turun 14,67 persen ke level 384 dan TRIN (Perintis Triniti Properti) yang turun 14,39 persen ke level 238.
Berdasarkan nilai transaksi, FORU (Fortune Indonesia) menjadi yang tertinggi senilai Rp 865,41 miliar, disusul GOTO (GoTo Gojek Tokopedia) senilai Rp 746,82 miliar. Dari sisi volume, GOTO memimpin dengan 253,48 juta lembar saham.
Di pasar valas, nilai tukar rupiah terhadap dolar AS ditutup melemah di posisi Rp 17.914,4 pada sore ini. Dibandingkan harga pembukaan pagi tadi di level Rp 17.875, rupiah melemah 39,4 poin atau 0,22 persen.
Bursa saham Asia juga kompak ditutup di zona merah. Indeks Nikkei 225 di Jepang turun 1,13 persen ke 69.244, Hang Seng di Hong Kong turun 1,43 persen ke 23.785,79, dan SSE Composite di China turun 0,79 persen ke 3.811,9. Adapun indeks Straits Times di Singapura turun paling dalam, yakni 3,39 persen ke 5.419,07.)
