Konten dari Pengguna

Didampingi Penyuluh: Petugas Balai Karantina Pantau Penyakit Udang

Abdul Salam Atjo

Abdul Salam Atjo

Penyuluh Perikanan Ahli Madya, Kementerian Kelautan dan Perikanan

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Abdul Salam Atjo tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Didampingi Penyuluh Perikanan, Petugas Balai Besar Karantina Hewan, Ikan dan Tumbuhan Makassar melakukan pengecekan kondisi kesehatan udang di tambak milik Ifan ketua Pokdakan Harapan Baru desa Waetuoe kecamatan Lanrisang. (Foto:Dok.pribadi/Kumparan)
zoom-in-whitePerbesar
Didampingi Penyuluh Perikanan, Petugas Balai Besar Karantina Hewan, Ikan dan Tumbuhan Makassar melakukan pengecekan kondisi kesehatan udang di tambak milik Ifan ketua Pokdakan Harapan Baru desa Waetuoe kecamatan Lanrisang. (Foto:Dok.pribadi/Kumparan)

Balai Besar Karantina Hewan, Ikan dan Tumbuhan, Badan Karantina Indonesia, Sulawesi selatan melakukan pemantauan Penyakit Ikan Karantina (PIK) di Sulawesi selatan. Salah satu daerah sasaran pengambilan sampel adalah kabupaten Pinrang.

Selama tiga hari mulai tanggal 11-13 September 2024, lokasi yang menjadi sasaran pemantauan adalah kawasan pertambakan udang kecamatan Lanrisang, Suppa, Mattirosompe dan kecamatan Cempa. Selama kegiatan pengambilan sampel untuk pemeriksaan Hama Penyakit Ikan Karantina (HPIK).petugas Karantina Indonesia mendapat pendampingan dari penyuluh perikanan setempat.

Salah seorang petugas Badan Karantina Indonesia, Rita Apriani, S.Pi menjelaskan, pemantauan ini dilaksanakan dua kali setahun bertujuan untuk mengetahui sebaran penyakit udang yang ada di Kabupaten Pinrang. Pemantauan dilakukan dengan cara wawancara, pengamatan, pengecekan parameter kualitas air tambak dan pengambilan sampel udang. Sampel udang akan dicek di Laboratorium Balai karantina ikan di Makassar untuk mengetahui status kesehatan udang. Tujuan dilakukan pemantauan PIK untuk memperoleh data penyebaran penyakit ikan karantina yang tepat dan akurat di Sulawesi selatan sebagai bahan pengambilan kebijakan operasional,

Kegiatan ini disambut hangat pembudidaya udang di Pinrang. Dengan kegiatan ini, akan dapat diketahui sebaran penyakit ikan yang terjadi di kabupaten Pinrang sehingga upaya pencegahan dan pengendalian penyakit udang akan lebih mudah dilakukan.”Kegiatan ini sangat penting sebagai sumber informasi akurat tentang kondisi kesehatan udang di tambak terserang penyakit atau tidak,” ungkap Ifan Faradilla, ketua Pokdakan Harapan Baru Desa Waetuoe kecamatan Lanrisang.