Konten dari Pengguna

Membangun Indonesia Berjaya Melalui Koperasi yang Berdaya

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Abdullah Al-Fasuruani tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Salah satu kegiatan Koperasi Binaan Rumah Zakat (Az-Ziyaad)
zoom-in-whitePerbesar
Salah satu kegiatan Koperasi Binaan Rumah Zakat (Az-Ziyaad)

Setiap tanggal 12 Juli, Indonesia memperingati Hari Koperasi Nasional. Tanggal tersebut memiliki makna historis karena bertepatan dengan penyelenggaraan Kongres Koperasi Pertama pada tahun 1947 di Tasikmalaya. Dari kongres inilah lahir semangat besar untuk membangun gerakan ekonomi rakyat yang berlandaskan gotong royong, kebersamaan, dan kemandirian.

Tema Hari Koperasi Nasional tahun ini, "Koperasi Berdaya, Indonesia Berjaya" menjadi pengingat bahwa kemajuan bangsa tidak dapat dilepaskan dari kekuatan ekonomi rakyat. Indonesia yang berjaya berawal dari koperasi yang berdaya. Ketika koperasi tumbuh sehat dan kuat, masyarakat memiliki ruang untuk meningkatkan kesejahteraan melalui semangat kolektif, saling percaya, dan gotong royong sebagai jati diri bangsa.

Di tengah berbagai tantangan ekonomi, koperasi tetap menjadi salah satu instrumen penting dalam memperkuat perekonomian masyarakat, khususnya di tingkat desa. Koperasi tidak hanya berfungsi sebagai lembaga ekonomi, tetapi juga menjadi wadah pemberdayaan masyarakat yang mendorong partisipasi, kepemilikan bersama, serta pemerataan manfaat pembangunan.

Sebagai lembaga filantropi yang berfokus pada pemberdayaan masyarakat, Rumah Zakat turut mengambil bagian dalam memperkuat gerakan koperasi di berbagai daerah. Melalui program Badan Usaha Milik Masyarakat (BUMMas) yang didampingi oleh Relawan Inspirasi, hingga saat ini telah terbentuk 30 koperasi yang tersebar di 25 kabupaten/kota di Indonesia. Kehadiran koperasi-koperasi tersebut diharapkan mampu menjadi penggerak ekonomi lokal sekaligus memperkuat kemandirian masyarakat desa.

Sebaran Koperasi Binaan Rumah Zakat

Pendekatan pemberdayaan ekonomi yang sebelumnya lebih banyak dilakukan melalui bantuan dan pendampingan kepada individu kini terus dikembangkan ke arah pendekatan kelompok dan komunitas. Model ini diyakini lebih efektif dalam membangun kemandirian karena mendorong kolaborasi, memperkuat modal sosial, dan menciptakan dampak yang lebih luas bagi masyarakat. Koperasi menjadi salah satu wujud nyata dari pendekatan tersebut, karena mampu mengintegrasikan semangat kebersamaan dengan aktivitas ekonomi yang produktif.

Momentum Hari Koperasi Nasional yang kita peringati ini, memberi ruang untuk meneguhkan kembali komitmen akan soko guru perekonomian bangsa, melalui penguatan ekonomi rakyat dari akar rumput. Ketika koperasi di desa-desa semakin berdaya, masyarakat menjadi lebih mandiri, ekonomi lokal semakin tangguh, dan cita-cita Indonesia yang berjaya akan semakin dekat untuk diwujudkan. Koperasi adalah cerminan nilai-nilai yang menjadi fondasi bangsa: gotong royong, demokrasi ekonomi, keadilan, dan kebersamaan.

Selamat Hari Koperasi Nasional: Koperasi Berdaya, Indonesia Berjaya!