Pasar Kembang: Ikon Bunga Kota Solo yang Buka 24 Jam

Mahasiswi Ilmu Komunikasi Universitas Sebelas Maret
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Elisabeth Br Sipayung tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Siapa warga Solo yang tidak mengenal Pasar Kembang? Pasar yang menjual berbagai macam jenis bunga ini menjadi salah satu destinasi yang memanjakan mata para pengunjung. Tidak hanya warga lokal, Pasar Kembang juga sering menjadi tujuan wisatawan ketika berlibur ke Solo.
Dilansir dari tribunsolo.com, Pasar Kembang merupakan pasar legendaris yang sudah ada sejak tahun 1967. Awalnya, pasar ini hanya berbentuk rumah joglo kuno yang terbuat dari kayu. Seiring berjalannya waktu, bangunan pasar sempat mengalami kerusakan berulang kali. Namun, Pemerintah Kota Surakarta kemudian melakukan renovasi agar pasar ini tetap dapat berfungsi dan dikunjungi oleh masyarakat.
Dari segi lokasi, Pasar Kembang memiliki letak yang sangat strategis untuk dikunjungi oleh wisatawan. Lokasinya berdekatan dengan Keraton Surakarta, Pura Mangkunegaraan, Wisata Kuliner Keprabon, Kampung Batik Kauman, dan destinasi terkenal lainnya. Tidak heran mengapa pasar ini selalu ramai dikunjungi dan dikenal sebagai salah satu ikon Kota Solo.
Selain lokasinya yang strategis, Pasar Kembang juga menjadi pusat jual beli bunga dengan harga yang relatif terjangkau. Salah satu contohnya, bunga mawar merah dapat dibeli dengan harga sekitar lima ribu per tangkai. Aktivitas jual beli bunga yang begitu dominan inilah yang melatarbelakangi penamaan Pasar Kembang. Deretan bunga dengan berbagai warna dan aroma ini memberikan pengalaman menarik bagi para pengunjung, baik untuk berbelanja maupun sekadar melihat-lihat
Menariknya, Pasar Kembang beroperasi selama 24 jam sehingga aktivitas jual beli bunga dapat ditemui sejak pagi hingga malam hari. Meski demikian, masih banyak orang yang beranggapan bahwa Pasar Kembang hanya menjual bunga tabur untuk keperluan makam. Padahal, pasar ini menyediakan berbagai jenis bunga segar untuk beragam kebutuhan, mulai dari dekorasi, pembuatan buket, hingga keperluan acara adat dan perayaan tertentu.
Tidak hanya wisatawan, Pasar Kembang juga sering dijadikan tempat untuk berkencan, seperti membeli bunga atau berfoto dengan latar warna-warni bunga. Suasana pasar yang hidup dengan deretan bunga warna-warni menjadikan Pasar Kembang sebagai ruang yang menarik untuk dikunjungi, baik untuk berbelanja maupun sekadar menikmati suasana khas Kota Solo.
