Blong di Tengah Perjalanan, Belajar Arti Solidaritas dari VESCOM Soloraya

Mahasiswi S1 Ilmu Komunikasi Fakultas Ilmu Sosial & Ilmu Politik Universitas Sebelas Maret.
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Abhista Raissa Putri tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Buat saya, ikut kegiatan komunitas otomotif bukan cuma soal berkendara atau melihat kendaraan anggota lain. Ada pengalaman dan cerita yang justru muncul selama perjalanan. Salah satunya saya rasakan saat mengikuti kegiatan Camping, Gathering & Adventure VES Community Solo Raya (VESCOM Soloraya) pada 12–13 September 2026 di Rowo Jombor, Klaten.
Perjalanan menuju Bukit Jatayu awalnya berjalan biasa saja sampai salah satu mobil anggota mengalami masalah saat melewati tanjakan. Mobil tersebut tidak kuat menanjak karena kampas kopling mengalami blong. Kondisi jalan yang menanjak membuat mobil harus segera diamankan agar tidak bergerak mundur.
Yang membuat saya terkesan, anggota lain langsung turun dan membantu tanpa banyak berpikir. Ada yang mengatur posisi kendaraan, ada yang memasang ganjal ban, dan ada juga yang membantu memastikan kondisi sekitar tetap aman. Setelah mobil berhasil diamankan, perjalanan pun bisa dilanjutkan. Bagi saya, kejadian sederhana ini justru menjadi bagian paling berkesan selama kegiatan.
Dari kejadian tersebut, saya jadi melihat bahwa komunitas bukan hanya tentang kesamaan hobi. Ketika ada anggota yang mengalami masalah, rasa peduli dan kemauan untuk membantu menjadi hal yang lebih penting. Perjalanan memang tidak selalu berjalan sesuai rencana, tetapi dari situ justru muncul cerita yang akan diingat bersama. Satu kendaraan mungkin bisa mengalami masalah, tetapi perjalanan terasa lebih ringan ketika tidak menghadapinya sendirian.
