Cincin Nyangkut di Jari, Nenek di Yogya Bersepeda Minta Bantuan ke Kantor Damkar
·waktu baca 2 menit

Seorang nenek berusia 60 tahun bersepeda ke kantor Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kota Yogyakarta, Pos Kyai Mojo. Nenek tersebut meminta bantuan melepaskan cincin emas di jari manis tangan kanannya.
Cincin tersebut lama tidak dipakai, si nenek baru memakainya kembali untuk digunakan menghadiri acara pernikahan.
Anggota Damkarmat Kota Yogya, Muhammad Fahri, mengatakan peristiwa ini terjadi beberapa waktu yang lalu.
"Jadi ibunya itu pagi-pagi ke sini naik sepeda. Emang lokasi rumahnya juga enggak jauh. Ibunya itu sudah lama enggak dipakai (cincin itu), terus dipakai lagi ternyata udah agak sesak," kata Fahri, Jumat (5/6).
Nenek yang berasal dari Pakuncen, Wirobrajan itu sudah berusaha melepaskan cincinnya sendiri tetapi tidak membuahkan hasil. Sehingga dia memutuskan minta bantuan ke Damkar.
Damkar Lepaskan dengan Benang
Fahri bercerita, petugas langsung mengecek kondisi tangan dan cincin. Lalu diputuskan untuk mencoba melepaskan cincin dengan benang bukan memotong cincin.
"Ternyata yang kemarin itu masih memungkinkan kalau kita evakuasi memakai benang. Jadi enggak usah kita potong. Jadi kita usahakan pakai benang dulu. Ternyata alhamdulillah bisa," ceritanya.
Proses pelepasan cincin ini berlangsung sekitar 20 menit.
"Soalnya jarinya juga sudah agak memar kan kemarin. Agak bengkak gitu," jelasnya.
Setelah berhasil dilepas, petugas mengecek sebentar kondisi nenek tersebut. Ternyata tak perlu ada perawatan medis.
"Masih tergolong aman. Enggak ada tindakan lanjutan (medis)," bebernya.
Fahri tidak tahu pasti berapa gram cincin emas tersebut. "Tapi cukup gede," ujarnya.
