Eks Ketua MK Hamdan Zoelva Dukung PPP di 2029: Harus Tetap Eksis

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 2 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi, Hamdan Zoelva, menghadiri Rakornas Bidang Hukum PPP di Jakarta Pusat, Kamis (20/8). Foto: Joakhim Tharob/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi, Hamdan Zoelva, menghadiri Rakornas Bidang Hukum PPP di Jakarta Pusat, Kamis (20/8). Foto: Joakhim Tharob/kumparan

Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Hamdan Zoelva menghadiri Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Partai Persatuan Pembangunan (PPP) di Jakarta, Kamis (20/8). Dalam kesempatan tersebut, Hamdan menyatakan dukungannya agar PPP tetap eksis dan kembali menjadi partai besar pada Pemilu 2029.

Hamdan menilai PPP masih memiliki waktu sekitar tiga tahun untuk mempersiapkan diri menghadapi Pemilu 2029. Menurutnya, keberadaan PPP penting karena partai tersebut memiliki sejarah panjang dan merupakan warisan para ulama.

“Masih ada waktu 3 tahun, 3 tahun lagi PPP. Dan saya merasa PPP ini penting harus tetap eksis karena ini partai warisan para ulama,” kata Hamdan.

Hamdan hadir dalam Rakornas tersebut untuk memberikan ceramah dan pembekalan kepada jajaran PPP. Dia berharap kontribusinya dapat membantu partai tersebut kembali menjadi kekuatan politik yang besar.

“Saya kira karena itu saya hadir di sini memberikan sekedar ceramah dan pembekalan. Sebagai sumbangsih ikut memikirkan tentang kembalinya PPP menjadi partai besar,” ujarnya.

Meski memberikan dukungan kepada PPP, Hamdan menegaskan dirinya tidak menjadi bagian dari partai politik mana pun. Dia menyebut dukungan tersebut diberikan kepada PPP sekaligus Ketua Umum PPP Muhamad Mardiono.

“Saya mau memberikan dukungan, dukungan kuat kepada Pak Mar, dan dukungan kepada PPP sekaligus. Saya tidak berpartai,” kata Hamdan.

Alasan Hubungan PPP dan Syarikat Islam

Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Muhamad Mardiono (tengah) didampingi PLT Ketua DPW PPP Jawa Barat Uu Ruzhanul Ulum (ketiga kiri) saat menghadiri Musyawarah Wilayah X Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PPP Provinsi Jawa Barat di Indramayu. Foto: ANTARA FOTO/Dedhez Anggara

Ketua Umum PPP Muhamad Mardiono kemudian menjelaskan alasan Hamdan hadir dalam Rakornas tersebut. Menurutnya, Hamdan memiliki hubungan historis dengan PPP melalui Syarikat Islam (SI) yang dipimpinnya.

Mardiono bahkan menyebut Syarikat Islam sebagai pihak yang memiliki keterkaitan langsung dengan PPP.

“Jadi saya tambahin, Syarikat Islam itu adalah pemegang sahamnya PPP,” ujar Mardiono.

Karena itu, Mardiono menilai Hamdan sebagai pimpinan Syarikat Islam memiliki tanggung jawab terhadap keberlangsungan PPP.

“Nah sehingga tentu Prof Hamdan sebagai pemimpin dari Syarikat Islam, ya tentu otomatis punya tanggung jawab terhadap kepengurusan Partai PPP,” pungkasnya.