Gempa 7,0 Magnitudo di Tibet China: 16 Orang Meninggal, 38 Luka

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 1 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ilustrasi rumah tahan gempa, Foto: Shutterstock
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi rumah tahan gempa, Foto: Shutterstock

Sebanyak 16 orang tewas dan 32 lainnya terluka akibat gempa bumi 7,0 magnitudo yang mengguncang wilayah terpencil Tibet, China pada Kamis (23/10).

Dilansir AFP, kantor berita pemerintah Xinhua melaporkan, lebih dari 300 rumah roboh akibat gempa yang terjadi pada pukul 22.33 waktu setempat (14.33 GMT). Para pejabat masih mengevaluasi kerusakan yang ditimbulkan, sementara upaya penanganan bencana terus berlangsung.

Survei Geologi Amerika Serikat (USGS) menyebut pusat gempa berada di kawasan pegunungan, sekitar 190 kilometer (120 mil) di sebelah timur-timur laut Nagqu dan 390 kilometer di sebelah timur laut Lhasa, ibu kota wilayah tersebut.

Gempa terjadi pada kedalaman dangkal, yakni 10 kilometer. Respons darurat bencana gempa bumi tingkat II telah diaktifkan di wilayah tersebut.

Pusat gempa berada di Kecamatan Maru, Kabupaten Baqen. Wakil kepala kecamatan setempat, Lhawang Dagpo, mengatakan gempa terasa jelas di kantor kecamatan hingga menyebabkan retakan pada dinding bangunan.

Layanan listrik dan telekomunikasi di pusat Kabupaten Baqen juga terganggu.