Kemenimipas: Miras di Lapas Mewah Cibinong Milik Jimmy Masrin, Bukan Kasi Kamtib

Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenimipas) mengungkap minuman keras (miras) yang ditemukan di salah satu rumah mewah di Lapas Kelas IIA Cibinong, Jawa Barat, bukan milik Kepala Seksi Keamanan dan Ketertiban (Kasi Kamtib) Lapas Cibinong Adi Nugroho Wicaksono.
Inspektur Jenderal Kemenimipas Rudi Setiawan menerangkan, berdasarkan hasil investigasi, miras itu milik warga binaan yang menempati rumah tersebut, yakni Jimmy Masrin.
“Barang tersebut bukanlah milik sebagaimana yang disebutkan Kasi Kamtib atas nama Adi Nugroho Wicaksono, melainkan milik warga binaan yang menempati rumah tersebut,” terang Rudi dalam konferensi pers bersama Ombudsman RI di Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan, Jakarta Selatan, Senin (5/10).
Kepemilikan barang tersebut juga diperkuat dengan temuan pas foto dan rekaman kamera hasil inspeksi dadakan (sidak) Ombudsman RI pada Rabu (23/9) di rumah tersebut. Kata Rudi, sosok laki-laki bercelana pendek yang terlihat dalam rekaman merupakan Jimmy Masrin.
“Yang sebagaimana sudah terlihat di pas fotonya apa itu fotonya kemarin, itu atas nama Jimmy Masrin,” katanya.
“Dan yang terlihat di dalam kameranya, itu adalah Pak Jimmy Masrin sendiri. Ya, jadi barang-barang yang di sana itu milik Pak Jimmy Masrin dan yang terlihat di dalam kamera itu adalah Pak Jimmy Masrin,” jelas Rudi.
Sebelumnya, eks Direktur Jenderal Pemasyarakatan (Dirjen PAS) Kemenimipas Mashudi menyebut temuan miras itu milik Kasi Kamtib Lapas Kelas IIA Cibinong Adi Nugroho Wicaksono.
Hal itu disampaikan Mashudi dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Komisi XIII DPR RI, Senin (28/9).
Namun, hasil investigasi internal Kemenimipas menyatakan barang tersebut bukan milik petugas, melainkan milik warga binaan yang menempati rumah tersebut.
Rudi juga mengatakan, barang-barang mewah lainnya yang ditemukan di area tersebut berasal dari warga binaan yang menggunakan dan mengadakannya.
“Barang-barang milik atau barang mewah lainnya juga sama, itu diadakan oleh warga binaan yang menggunakan dan mengadakannya,” kata Rudi.
Jimmy Masrin belum berkomentar soal penemuan miras tersebut.
