Ketum PP PIRA Ungkap Pesan Prabowo: Perempuan Harus Bergerak Sampai Pelosok RI

Presiden Republik Indonesia sekaligus Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto berpesan kepada Pimpinan Pusat Perempuan Indonesia Raya (PP PIRA) agar perempuan bergerak menjangkau seluruh pelosok Indonesia dan aktif turun ke masyarakat.
Pesan tersebut disampaikan Ketua Umum PP PIRA Novita Wijayanti dalam pelantikan pengurus PP PIRA periode 2025–2030 sekaligus perayaan HUT ke-18 PIRA bertajuk “PIRA Peduli, Kompak, Bergerak, Berdampak” di Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Selasa (13/10).
“Pesan Pak Prabowo kita perempuan harus bergerak ke seluruh pelosok Indonesia,” kata Novita kepada wartawan.
Novita mengatakan, pesan tersebut menjadi arahan bagi pengurus PIRA di berbagai daerah untuk melakukan kegiatan yang bersentuhan langsung dengan masyarakat.
Menurut dia, pengurus PIRA di 38 provinsi dan 514 kabupaten mengikuti rangkaian kegiatan tersebut, baik secara langsung maupun daring. Mereka diharapkan menjalankan arahan yang sama, yakni aktif turun ke masyarakat.
“Makanya tadi kita ada yang hadir fisik maupun yang online se-Indonesia, 38 provinsi dan 514 kabupaten yang ada di Indonesia. Semuanya memonitor dan melakukan kegiatan yang sama, instruksi yang sama: selalu turun ke masyarakat,” ujarnya.
Gerindra Sebut Butuh Peran PIRA
Sementara itu, Ketua DPP Partai Gerindra Endipat Wijaya menyebut partainya membutuhkan pendampingan dari PIRA sebagai organisasi sayap perempuan Gerindra.
Ia menyampaikan pesan Prabowo yang menilai peran perempuan penting dalam perjalanan partai.
“Terus terang, kami butuh didampingi sama ibu-ibu PIRA, karena kata Pak Prabowo, ‘Mak-mak itu canggih dan dahsyat, bahaya DPP ini kalau enggak ada mak-mak ini’,” kata Endipat.
Endipat berharap PIRA terus mendampingi DPP Gerindra agar kedua organisasi dapat berkembang bersama. Ia juga menyampaikan ucapan selamat atas pelantikan pengurus baru dan HUT ke-18 PIRA.
Deretan Kegiatan Sosial PIRA
Novita menjelaskan, PIRA telah menggelar sejumlah kegiatan sosial dalam rangkaian peringatan hari jadinya yang ke-18. Kegiatan tersebut meliputi donor darah, pemeriksaan kanker serviks, sosialisasi kanker, pembagian ribuan kacamata, hingga penyaluran sembako.
PIRA juga telah merenovasi posyandu dan merencanakan bantuan untuk rumah ibadah. Selain itu, organisasi tersebut menyiapkan program pelatihan bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
“Ulang tahun tidak hanya seremonial, tetapi kita memang diberi arahan untuk membuat kegiatan-kegiatan yang turun langsung ke masyarakat, bersentuhan dengan masyarakat, dan memberikan solusi-solusi untuk masyarakat,” tutur Novita.
Ia menegaskan, berbagai program tersebut akan terus dikembangkan agar manfaatnya dapat dirasakan secara langsung oleh masyarakat.
“Intinya adalah program kita langsung bersama dengan masyarakat,” imbuhnya.
Dalam acara pelantikan dan perayaan HUT ke-18 tersebut, PIRA juga memberikan tali kasih kepada anak-anak yatim piatu dan duafa serta perempuan pengemudi ojek online (ojol).
