Polisi Kumpulkan Saksi dan CCTV Terkait Kematian Misterius Sutrimo di Jaksel

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 2 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Garis polisi terpasang lokasi peristiwa kematian Sutrimo di Klinik Mordent, Kramat Pela, Kebayoran Baru, Jakarta, Minggu (26/7/2026). Foto: Rayyan Farhansyah/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Garis polisi terpasang lokasi peristiwa kematian Sutrimo di Klinik Mordent, Kramat Pela, Kebayoran Baru, Jakarta, Minggu (26/7/2026). Foto: Rayyan Farhansyah/kumparan

Polisi masih mengumpulkan keterangan saksi dan rekaman CCTV untuk mengusut kematian misterius seorang pria bernama Sutrimo di Jakarta Selatan. Sejauh ini, penyidik masih mendalami berbagai informasi yang ditemukan di lokasi kejadian.

Kasatreskrim Polres Metro Jakarta Selatan AKBP Iskandarsyah mengatakan, polisi telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) usai menerima laporan terkait peristiwa tersebut. Setelah itu, penyidik bergerak mencari informasi dari lingkungan sekitar.

“Kita olah TKP tadi. Begitu dapet informasi, habis cek TKP, terus kita mencoba mencari informasi di sekitaran TKP, saksi, dan CCTV,” kata Iskandarsyah, Minggu (26/7).

Ia menyebut proses penyelidikan masih berlangsung. Saat ini, polisi masih mengumpulkan keterangan para saksi serta menelusuri rekaman kamera pengawas yang berada di sekitar lokasi.

“Kita masih ngumpulin saksi-saksi masih mencari CCTV,” ujarnya.

Polisi lakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) di Mordent Esthetic Clinic Kramat Pela, Kebayoran Baru, Jakarta, MInggu (26/7/2026). Foto: Rayyan Farhansyah/kumparan

Sebelumnya, Polisi juga masih mendalami terkait sosok Sutrimo yang disebut Kepala Rumah Tangga (Karumga) eks Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Febrie Adriansyah yang kini menjadi tersangka dugaan korupsi dan tindak pidana pencucian uang (TPPU) PT ASABRI.

Sementara itu, saat dikonfirmasi mengenai kasus tersebut, pengacara mantan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Febrie Adriansyah, Febri Diansyah, mengaku belum mengetahui informasi terkait peristiwa itu.

Polisi sebelumnya menyatakan penyelidikan dilakukan untuk mengungkap penyebab pasti kematian Sutrimo. Sejumlah barang bukti dan informasi dari lokasi kejadian juga masih didalami.