Polri Siapkan 2 Helikopter dan Drone untuk Padamkan Karhutla

Karobinops Stamaops Polri Brigjen Pol Auliansyah Lubis mengatakan pihaknya menyiapkan berbagai strategi penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di sejumlah wilayah di Indonesia.
“Polda jajaran gencar melakukan patroli darat dan udara. Patroli udara ini selain menggunakan helikopter juga menggunakan drone,” kata Auliansyah saat memberikan keterangan pers di Gedung Divisi Humas Polri, Jakarta Selatan, Minggu (23/8).
Polri menerapkan mekanisme respons cepat setelah titik panas terdeteksi melalui satelit maupun laporan masyarakat. Personel kemudian melakukan verifikasi untuk memastikan apakah titik tersebut benar merupakan api.
“Dari deteksi dini via satelit maupun laporan masyarakat, kemudian dilanjutkan dengan verifikasi di lapangan,” ujarnya.
Polri Siapkan 2 Helikopter untuk Water Bombing
Untuk menjangkau wilayah yang sulit diakses melalui jalur darat, Polri menyiapkan dua unit helikopter yang dapat digunakan untuk operasi water bombing.
“Kami juga dari Polri ada dua helikopter, ada dua unit helikopter yang bisa digunakan sebagai water bombing,” kata Auliansyah.
Selain helikopter, Polri menyiapkan drone yang dimodifikasi untuk membantu pemadaman titik api. Drone tersebut dapat membawa delapan bola pemadam yang diarahkan ke lokasi kebakaran.
“Kita juga ada modifikasi drone fire suspension. Jadi drone itu bisa terbang membawa ada delapan bola untuk bisa ditembakkan ke titik api,” ujarnya.
Polri juga menyiapkan ratusan pompa air portabel untuk menjangkau lokasi yang tidak dapat diakses kendaraan.
71 Ribu Personel Disiagakan
Dari sisi personel, Polri menyiagakan kekuatan secara nasional untuk mendukung penanganan karhutla.
Auliansyah menyebut sebanyak 48.354 personel Korshabara dan 23.360 personel Korbrimob disiapkan untuk digerakkan sesuai kebutuhan.
“Polri menyiagakan kekuatan penuh secara nasional. Disiagakan 48.354 personel Korshabara dan 23.360 personel Korbrimob yang siap digerakkan kapan pun dibutuhkan,” katanya.
Dengan demikian, total terdapat 71.714 personel dari dua unsur tersebut yang disiagakan.
Selain itu, Polri menyiapkan sejumlah peralatan pendukung, termasuk breathing apparatus, baju tahan panas, serta kendaraan taktis SAR Karhutla berkapasitas 2.500 liter air dan 250 liter foam.
