Prabowo Sedih Indonesia Tak Lolos Pildun: Jangan Cari Kambing Hitam, Introspeksi

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 2 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Pemain Timnas Indonesia Thom Haye sedih usai kalah dari Timnas Irak pada pertandingan Grup B Ronde 4 Kualifikasi Piala Dunia 2026 di King Abdullah Sports City Stadium, Jeddah, Arab Saudi, Sabtu (11/10/2025). Foto: Stringer/REUTERS
zoom-in-whitePerbesar
Pemain Timnas Indonesia Thom Haye sedih usai kalah dari Timnas Irak pada pertandingan Grup B Ronde 4 Kualifikasi Piala Dunia 2026 di King Abdullah Sports City Stadium, Jeddah, Arab Saudi, Sabtu (11/10/2025). Foto: Stringer/REUTERS

Presiden Prabowo Subianto mengaku sedih Indonesia gagal lolos dalam Piala Dunia FIFA 2026. Namun, ia meminta agar tak ada yang mencari kambing hitam atas persoalan tersebut.

Hal itu disampaikan Prabowo dalam pertemuan dengan 150 periset Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) di Istana Merdeka, Jakarta, Kamis (6/8).

"Tapi saya sangat sedih terus terang saja, ya kan, masalah sepak bola saja kita tidak mampu masuk Piala Dunia," kata Prabowo.

Prabowo membandingkan nasib Indonesia dengan Cape Verde, salah satu negara yang lolos Piala Dunia 2026. Padahal, menurutnya, Cape Verde tergolong negara kecil.

"Masa negara kecil seperti Cape Verde, ya, Cape Verde masuk, saya nggak tahu itu. Mungkin jumlah penduduknya dengan Kabupaten Sumedang mungkin lebih banyak Sumedang mungkin. Ya, Cape Verde, apalagi banyak negara-negara kecil yang masuk ke situ," tutur Prabowo.

Presiden Prabowo Subianto menyimak pidato Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Arif Satria di Istana Merdeka, Jakarta, Kamis (6/8/2026). Foto: YouTube/ Sekretariat Presiden

Prabowo meminta agar tak ada yang saling menyalahkan soal ini. Ia menuntut dilakukannya introspeksi ke depannya.

"Maksud saya begini, lihat fakta itu. Negara sebesar kita, ya, tidak bisa ikut Piala Dunia. Satu yang saya bilang jangan mengeluh, jangan mencari kambing hitam, jangan, karena itu tidak akan membantu," ujar Prabowo.

"Nah sekarang belajar, bagaimana? Kenapa kok bisa negara itu masuk umpamanya, ya kan. Kenapa? Apa yang dilakukan? Pelatihnya dari mana? Guru-gurunya dari mana?" lanjutnya.