Profil Febrie Adriansyah, Jampidsus Kejagung yang Mengundurkan Diri

Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Kejaksaan Agung (Kejagung) Febrie Adriansyah mengundurkan diri dari jabatannya. Ia telah mengirimkan surat pengunduran dirinya kepada Jaksa Agung ST Burhanuddin pada Sabtu (11/7).
"Keputusan tersebut merupakan bentuk komitmen untuk menjaga integritas, objektivitas, dan netralitas proses penegakan hukum, seiring adanya proses hukum yang sedang dilakukan oleh Penyidik Kepolisian Negara Republik Indonesia," ucap Kapuspenkum Kejagung Anang Supriatna, Sabtu (11/7).
Mundurnya Febrie ini di tengah penyidikan yang dilakukan Kortastipidkor Polri bersama Ditreskrimsus Polda Metro Jaya terkait tiga kasus dugaan korupsi, salah satunya adalah dugaan korupsi batu bara PLTU yang diduga menjadi penyebab blackout di sejumlah wilayah.
Dalam pengusutan ini, Polri menggeledah 13 lokasi, termasuk sebuah rumah di Sentul, Bogor. Belakangan, Febrie mengakui rumah tempat ditemukannya uang Rp 476 M dan emas 74 kg tersebut adalah miliknya.
Lantas, siapa sebenarnya Febrie Adriansyah?
Profil Febrie Adriansyah
Febrie merupakan seorang jaksa lulusan Fakultas Hukum Universitas Jambi. Ia juga alumnus Universitas Airlangga yang menjadi tempatnya menerima gelar doktor dalam bidang ilmu yang sama.
Febrie memulai kariernya pada tahun 1996, di mana ia menjadi staf Kejaksaan Negeri Sungai Penuh, Kerinci. Jabatan terakhirnya di Kejari Sungai Penuh adalah sebagai Kasi Intelijen.
Febrie kemudian berpindah-pindah tugas. Ia pernah menjadi Kepala Kejaksaan Negeri Bandung, Aspidsus Kejati Jawa Timur, Wakajati Daerah Istimewa Yogyakarta, Wakajati DKI Jakarta, dan Kajati Nusa Tenggara Timur.
Ia juga sempat menjadi Dirdik Jampidsus. Saat menjabat Dirdik, ia menangani sejumlah kasus besar seperti kasus korupsi PT Asuransi Jiwasraya, PT ASABRI, PT BTN, BTS Kominfo, dan PT Timah.
Febrie sempat menempati posisi Kepala Kejati DKI Jakarta. Sebelum kemudian dilantik menjadi Jampidsus pada tahun 2025 lalu.
Berdasarkan LHKPN periodik tahun 2025, harta kekayaan Febrie Adriansyah dilaporkan memiliki total Rp 18,2 miliar lebih.
