Remaja 16 Tahun Digigit Buaya saat Cuci Pakaian di Sungai Way Semaka, Tenggamus

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 2 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Seorang wanita berusia 16 tahun digigit buaya saat mencuci pakaian di aliran Sungai Way Semaka, Pekon Kalisari, Kecamatan Wonosobo, Kabupaten Tanggamus.
 Foto: Dok. Humas Polres Tanggamus
zoom-in-whitePerbesar
Seorang wanita berusia 16 tahun digigit buaya saat mencuci pakaian di aliran Sungai Way Semaka, Pekon Kalisari, Kecamatan Wonosobo, Kabupaten Tanggamus. Foto: Dok. Humas Polres Tanggamus

Seorang remaja 16 tahun digigit buaya saat mencuci pakaian di aliran Sungai Way Semaka, Pekon Kalisari, Kecamatan Wonosobo, Kabupaten Tanggamus, Lampung.

Peristiwa tersebut terjadi pada Selasa (13/10/2026) sekitar pukul 16.30 WIB. Korban bernama Evina Diah Ayuningsih mengalami luka sobek pada kaki kanan akibat gigitan buaya.

Kapolsek Wonosobo, Iptu Primadona Laila, menjelaskan kejadian bermula saat korban bersama ibu dan seorang tetangganya sedang mencuci pakaian di aliran sungai setempat.

Selang beberapa menit beraktivitas, seekor buaya tiba-tiba menggigit kaki kanan korban hingga membuatnya berteriak meminta pertolongan.

Melihat anaknya diserang buaya, ibu korban langsung meraih tangan putrinya dengan bantuan tetangga mereka. Upaya tersebut membuat buaya melepaskan gigitannya.

Akibat kejadian itu, korban mengalami luka sobek pada kaki kanan hingga membutuhkan jahitan sepanjang kurang lebih 20 sentimeter.

“Usai kejadian, korban langsung dibawa ke Puskesmas Banjar Negoro untuk mendapatkan penanganan medis," kata dia.

Setelah mendapatkan penanganan medis, korban kini telah kembali ke kediamannya.

Seorang wanita berusia 16 tahun digigit buaya saat mencuci pakaian di aliran Sungai Way Semaka, Pekon Kalisari, Kecamatan Wonosobo, Kabupaten Tanggamus. Foto: Dok. Humas Polres Tanggamus

Untuk mencegah kejadian serupa, Primadona mengimbau masyarakat agar tidak beraktivitas di aliran Sungai Way Semaka karena kawasan tersebut disinyalir kerap menjadi lokasi kemunculan buaya.

"Kegiatan di Sungai Semaka berisiko mengalami serangan serupa, kami imbau warga tidak beraktivitas di Sungai Way Semaka,” imbaunya.

Aliran Sungai Way Semaka diketahui masih dimanfaatkan warga untuk mencuci pakaian. Kondisi tersebut dikhawatirkan dapat memicu kejadian serupa apabila masyarakat tetap beraktivitas di sungai yang rawan serangan buaya.