Sempat Terganggu Akibat Erupsi Gunung Sinabung, Bandara Kualanamu Kembali Normal

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 1 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Suasana Bandara Kualanamu, Deli Serdang, Selasa (1/9/2026). Foto: Dok. Humas Bandara Kualanamu
zoom-in-whitePerbesar
Suasana Bandara Kualanamu, Deli Serdang, Selasa (1/9/2026). Foto: Dok. Humas Bandara Kualanamu

Sebanyak 55 penerbangan Bandara Internasional Kualanamu sempat dibatalkan akibat erupsi Gunung Sinabung pada Senin (31/8). Kini, seluruh penerbangan dari Bandara Kualanamu telah berjalan normal pada Rabu (2/9).

Manager of Corporate Affairs PT. Angkasa Pura Aviasi, Mohamad Hikmat Hidayat, mengatakan bahwa penerbangan telah kembali normal.

"Kalau hari ini normal semuanya. Jadi yang semalam efeknya delay perlahan di hari ini diberangkatkan. 55 penerbangan termasuk juga yang delay kemarin itu ada 11 orang di hari ini sudah diberangkatkan," kata Hikmat saat dihubungi, Rabu (2/9).

Pembatalan penerbangan tersebut dilakukan untuk menjaga keselamatan dan keamanan penerbangan dari sebaran abu vulkanik Gunung Sinabung.

Sejumlah burung merpati terbang di depan Gunung Sinabung yang menyemburkan abu dan asap tebal dari Karo, Provinsi Sumatra Utara, Rabu (2/9/2026). Foto: YT Hariono/AFP

Sebelumnya, Gunung Sinabung menyemburkan kolom abu vulkanik setinggi 3.500 meter (3,5 kilometer) dari atas puncak, pada Senin (31/8) sekitar pukul 10.17 WIB, di Kabupaten Karo, Sumatera Utara.

Akibatnya gunung tersebut erupsi dan abu menyebar ke permukiman warga di daerah Berastagi dan Gunung Sibayak.