Serang Gaza, Israel Bunuh Jurnalis yang Mereka Klaim 'Teroris Hamas'

Militer Israel menyerang Gaza bagian tengah pada Sabtu (20/6), menargetkan sebuah rumah di kamp pengungsi Bureij. Dalam serangan itu, seorang kameramen atau jurnalis kantor berita Al Jazeera, Ahmed Wishah, terbunuh.
Dalam sebuah pernyataan, Al Jazeera mengatakan bahwa mereka mengutuk keras kejahatan keji berupa penargetan dan pembunuhan terhadap koresponden Al Jazeera Mubasher tersebut.
“Ini merupakan pelanggaran baru yang terang-terangan terhadap seluruh hukum dan norma internasional, serta mencerminkan kebijakan sistematis yang terus berlanjut dalam menargetkan para jurnalis dan membungkam suara kebenaran,” ucap pernyataan itu dikutip dari Al Jazeera.
Sedikitnya, 10 orang tewas dalam serangan-serangan Israel di berbagai wilayah Gaza hari ini.
Di sisi lain, dilansir dari AFP, Israel mengkonfirmasi telah membunuh jurnalis tersebut. Mereka mengeklaim, jurnalis itu adalah bagian dari Hamas.
“IDF (Pasukan Pertahanan Israel) mengonfirmasi telah melakukan serangan terhadap Ahmed Wishah, yang merupakan seorang teroris Hamas,” kata seorang juru bicara militer kepada AFP.
Juru bicara tersebut tidak segera memberikan bukti yang mendukung klaim militer mengenai Wishah, namun mengatakan bahwa akan ada pernyataan resmi yang dikeluarkan dengan rincian lebih lanjut.
