Siapkan Pemimpin BUMN, Lembaga URI Rekrut 398 Talenta Ber-IQ di Atas 120

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 3 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Wakil Menteri Pertahanan, Donny Ermawan Taufanto di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (1/7/2026). Foto: Aditya Nugraha/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Wakil Menteri Pertahanan, Donny Ermawan Taufanto di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (1/7/2026). Foto: Aditya Nugraha/kumparan

Lembaga Universitas Republik Indonesia (URI) menggulirkan Program Presiden untuk Pemimpin Masa Depan (P3MD) guna membenahi tata kelola Badan Usaha Milik Negara (BUMN).

Program pembinaan kepemimpinan tersebut menyaring 398 pegawai terpilih berprestasi dengan kriteria skor Intelligence Quotient (IQ) di atas 120.

Gubernur Lembaga URI, Donny Ermawan Taufanto, mengungkapkan, program ini lahir atas instruksi langsung Presiden Prabowo Subianto yang menaruh perhatian serius terhadap kondisi serta kinerja perusahaan pelat merah.

“Dalam berbagai kesempatan, Bapak Presiden kita berpidato berkali-kali menyampaikan bagaimana kondisi BUMN kita itu yang kurang baik. Di dalam berbagai forum disampaikan, termasuk di dalam pidato kenegaraan beliau di MPR juga masih disebutkan juga. Beliau sangat concern dengan BUMN ini sehingga beliau ingin membenahi dengan menyiapkan sumber daya manusia yang bagus,” ujar Donny dalam Forum Menenun Kebijakan di Kantor BPOM, Jakarta Pusat, Senin (14/9).

Donny memaparkan, pelatihan intensif tersebut dirancang berlangsung selama 9 bulan dengan melibatkan kerja sama lintas kementerian dan institusi, mulai dari Kementerian Pertahanan, Kemendiktisaintek, Badan Pengelola Investasi Danantara, hingga SBM ITB.

Pelatihan dibagi ke dalam 3 fase utama meliputi 3 bulan pembinaan karakter, pembekalan kecakapan manajerial, serta 2 bulan magang praktik kerja.

“Dan inilah yang kami buat. Saya diminta untuk menyelenggarakan kegiatan P3MD ini. Intinya adalah kami ada tiga tahap di P3MD ini selama 9 bulan. Tahap pertama tiga bulan adalah penguatan karakter, pembinaan karakter. Kemudian yang tahap kedua adalah penguatan, pembekalan managerial skills. Dan tahap ketiga selama 2 bulan adalah magang,” katanya.

“Ini anak-anak ini adalah kami rekrut dari universitas-universitas yang bagus dan mempunyai prestasi di universitasnya, kita tawarkan apakah mereka mau bergabung dengan BUMN. Dan anak-anak ini diambil yang mempunyai IQ yang tinggi di atas 120,” tuturnya.

Ia berharap perpaduan antara kapasitas intelektual tinggi, wawasan kebangsaan, dan integritas kepemimpinan mampu mengubah kultur serta performa BUMN secara menyeluruh.

“Diharapkan dengan punya kemampuan IQ yang tinggi, dibekali managerial skills dengan karakter yang baik dan mempunyai wawasan kebangsaan, diharapkan anak-anak ini nanti bisa mengawaki BUMN kita menjadi lebih baik,” imbuh Donny.

Lebih lanjut, Donny menegaskan bahwa keberadaan Lembaga URI dirancang bukan sebagai universitas konvensional semata, melainkan lembaga payung (superholding talent pool) yang mengintegrasikan berbagai pilar pendidikan dan kepemimpinan aparatur negara.

“Jadi, jangan disalahpahamkan dengan URI lembaga URI yang di atas itu dengan URI yang nantinya akan dibentuk universitas. Jadi, saya tidak punya kompetensi untuk menjadi rektor, Bapak-bapak dan Ibu-ibu. Kompetensi akademi saya tidak memenuhi syarat, tapi saya ditunjuk untuk menjadi gubernur lembaga URI yang di atas yang nantinya juga akan membawahi adanya universitas yang saat ini sedang digodok di Kementerian Dikti,” jelasnya.

Nantinya, ekosistem Lembaga URI juga akan memayungi Lembaga Administrasi Negara (LAN), Sekolah Unggul Garuda, program Garuda Transformasi, hingga perguruan tinggi URI yang tengah disiapkan pemerintah.