Motif Pelaku Pukul Kapolsek-Danramil saat Karnaval HUT RI di Cicalengka

kumparanNEWSverified-green

ยทwaktu baca 2 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Terduga pelaku yang diamankan polisi pada keributan di Karnaval Kemerdekaan HUT ke-81 RI di Kecamatan Cicalengka, Kabupaten Bandung pada Senin (17/8/2026). Foto: Polresta Bandung
zoom-in-whitePerbesar
Terduga pelaku yang diamankan polisi pada keributan di Karnaval Kemerdekaan HUT ke-81 RI di Kecamatan Cicalengka, Kabupaten Bandung pada Senin (17/8/2026). Foto: Polresta Bandung

Polisi mengungkap motif di balik insiden pemukulan terhadap Kapolsek Cicalengka dan Danramil Cicalengka saat keduanya mengamankan keributan dalam kegiatan karnaval HUT 81 Kemerdekaan RI, Senin (17/8).

Kasi Humas Polresta Bandung Ipda Dini mengungkapkan, keributan tersebut dipicu oleh sejumlah terduga pelaku yang tidak terima setelah ditegur karena membuat keributan.

"Motifnya tidak terima ditegur karena rusuh, karena mereka dalam pengaruh miras," kata Dini, Selasa (18/8).

Terduga pelaku yang diamankan polisi pada keributan di Karnaval Kemerdekaan HUT ke-81 RI di Kecamatan Cicalengka, Kabupaten Bandung pada Senin (17/8/2026). Foto: Polresta Bandung

Setelah menerima laporan kejadian, polisi melakukan penyelidikan untuk mengidentifikasi orang-orang yang terlibat dalam aksi kekerasan tersebut.

Dari hasil penyelidikan sementara, polisi telah mengidentifikasi empat orang yang diduga sebagai pelaku. Mereka masing-masing berinisial RF, IA, YP, dan F.

"Sejumlah orang telah teridentifikasi sebagai terduga pelaku, yakni RF, IA, YP, dan F," kata Aldi.

Terduga pelaku yang diamankan polisi pada keributan di Karnaval Kemerdekaan HUT ke-81 RI di Kecamatan Cicalengka, Kabupaten Bandung pada Senin (17/8/2026). Foto: Polresta Bandung

Selain empat orang tersebut, polisi masih mendalami identitas seorang terduga pelaku lainnya. Saat kejadian, orang tersebut diketahui mengenakan seragam Karang Taruna.

"Selain itu, polisi juga masih mendalami identitas seorang terduga pelaku lainnya yang saat kejadian mengenakan seragam Karang Taruna," ujarnya.

Aldi menegaskan pihaknya akan menindaklanjuti kasus tersebut secara profesional dan sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku. Polisi juga masih mendalami seluruh rangkaian kejadian.

Ia mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan tindakan anarkis, terlebih dalam kegiatan yang seharusnya menjadi momentum untuk memperingati kemerdekaan.

"Kami akan menindaklanjuti kejadian ini secara profesional dan sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku. Kami juga mengimbau seluruh masyarakat agar tidak melakukan tindakan anarkis dan tetap menjaga situasi kamtibmas," kata Aldi.

Sebelumnya, Kapolresta Bandung Kombes Pol Aldi Subartono membenarkan adanya pemukulan terhadap kedua aparat tersebut. Saat itu, Kapolsek Cicalengka dan Danramil Cicalengka berupaya melerai keributan yang terjadi di tengah kegiatan karnaval.

Selain Kapolsek dan Danramil, seorang anggota organisasi masyarakat (ormas) Pemuda Pancasila (PP) juga menjadi korban dalam kejadian tersebut. Kapolsek Cicalengka dan anggota ormas itu mengalami luka pada bagian wajah.

"Akibat kejadian tersebut, Kapolsek Cicalengka dan anggota ormas PP mengalami luka pada bagian wajah," ujarnya.