Takut Dibegal, Perempuan di Bandung Ini Pesan 3 Ojol buat Kawalnya Pulang

kumparanNEWSverified-green

ยทwaktu baca 3 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Hana Claudia (21), warga Kota Bandung, memilih memesan tiga pengemudi ojek online sekaligus untuk menemani perjalanan pulang kerja pada malam hari sebagai upaya meningkatkan rasa aman, saat ditemui di kawasan Braga, Kota Bandung, Jumat (24/7/2026). Foto: Abisatya/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Hana Claudia (21), warga Kota Bandung, memilih memesan tiga pengemudi ojek online sekaligus untuk menemani perjalanan pulang kerja pada malam hari sebagai upaya meningkatkan rasa aman, saat ditemui di kawasan Braga, Kota Bandung, Jumat (24/7/2026). Foto: Abisatya/kumparan

Rasa khawatir terhadap maraknya aksi begal di Kota Bandung membuat Hana Claudia (21) memilih cara tak biasa saat pulang kerja pada dini hari. Perempuan asal Kota Bandung itu memesan tiga pengemudi ojek online (ojol) sekaligus untuk mengawal perjalanannya pulang ke rumah.

Aksi Hana itu viral di media sosial setelah ia membagikan momen konvoi bersama tiga pengemudi ojol lewat akun Instagram pribadinya.

Pulang Usai Tampil

Ia bercerita, peristiwa itu terjadi pada Minggu (19/7) dini hari. Saat itu Hana baru saja selesai tampil dalam sebuah acara di kawasan Gudang Selatan.

Namun, jam sudah menunjukkan pukul 02.00 WIB. Hana yang harus pulang ke daerah Pajajaran pun merasa khawatir.

"Kalau saya pulangnya habis perform, bukan habis nobar. Banyak yang salah sangka. Saya pulang sekitar jam dua pagi karena besoknya masih harus kerja lagi," kata Hana saat ditemui, Jumat (24/7).

Jalan Sepi hingga Dapat Info Ada Teman Dibegal

Ilustrasi begal motor. Foto: Sukh Simran Singh Gandam/EyeEm/Getty Images

Menurut Hana, kekhawatirannya muncul karena pada malam itu sebagian besar masyarakat tengah menyaksikan laga final Piala Dunia.

Ia memperkirakan kondisi jalan akan lebih sepi dibanding biasanya sehingga merasa perlu mencari cara agar perjalanan pulangnya lebih aman.

Apalagi, di malam itu, Hana mendapat kabar dari temannya bahwa telah terjadi aksi pembegalan di kawasan BKR sekitar pukul 01.58 WIB.

"Saya jadi mikir, 'Aduh gimana ini, saya bawa motor,' akhirnya enggak mau ambil risiko dan pesan ojol buat ngawal," ungkap dia.

Drama Pesan Ojol

Ilustrasi Ojek Online Foto: Iqbal Firdaus/kumparan

Ketika hendak memesan ojol itu, drama juga sempat terjadi. Baterai ponsel Hana hampir habis.

"Sebenarnya satu akun bisa pesan lebih dari tiga ojol. Cuma karena HP saya hampir habis baterai, akhirnya pakai dua aplikasi, InDrive di HP saya sama Gojek di HP teman," jelasnya.

Singkat cerita, tiga ojol yang dipesan Hana pun tiba. Mereka langsung mengawal perjalanan pulang Hana.

"Iya, konvoi berempat dan kebetulan malam itu jalanan lebih sepi dari biasanya," ucapnya.

Tak Terpikir Minta Tolong Polisi

Meski belakangan ramai warga meminta pengawalan dari kepolisian, Hana mengaku tidak sempat terpikir menggunakan layanan tersebut.

Menurutnya, memesan ojol menjadi pilihan paling cepat karena pengemudi dapat segera menerima pesanan dan datang ke lokasi.

"Enggak kepikiran telepon polisi. Kalau ojol kan jasanya bisa langsung datang. Polisi mungkin bisa cepat, tapi bisa juga lama. Jadi saya pilih ojol," ujarnya.

Harapan Hana

Ilustrasi CCTV. Foto: Victor Prilepa/Shutterstock

Melalui pengalaman tersebut, Hana berharap keamanan di Kota Bandung semakin ditingkatkan. Selain pemberantasan aksi begal, ia juga meminta agar penerangan jalan dan pemasangan kamera pengawas (CCTV) di sejumlah ruas jalan mendapat perhatian lebih.

"Semoga Bandung lebih aman dari begal. Lampu jalan sama CCTV juga lebih diperhatikan supaya masyarakat, terutama yang pulang malam, merasa lebih aman," katanya.

Hana juga menyampaikan pesan kepada para perempuan yang harus bekerja hingga larut malam agar tidak takut menjalani aktivitasnya. Menurutnya, masih banyak cara yang dapat dilakukan untuk menjaga keselamatan selama perjalanan pulang.

"Enggak usah takut pulang malam. Masih banyak cara buat melindungi diri, apalagi kalau memang pulangnya karena bekerja. Tetap semangat," pungkasnya.