Konten dari Pengguna

Edukasi Bahaya Radiasi HP: Mahasiswa KKN Undip Tingkatkan Kesadaran Siswa SD

Abrar Ghandi
undergraduate geophysicsist student at Diponegoro University
11 Februari 2025 18:32 WIB
·
waktu baca 3 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Tulisan dari Abrar Ghandi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan
ADVERTISEMENT
Sukoharjo – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tim 1 Universitas Diponegoro (Undip) tahun 2025 menggelar kegiatan edukasi bertajuk "Betapa Pentingnya Menyadari Efek dan Dampak Negatif dari Bahaya Radiasi yang Berlebihan" di SDN 2 Sugihan, Bendosari, Sukoharjo. Kegiatan ini merupakan bagian dari program kerja monodisiplin yang dijalankan oleh Abrar Rafif Ghandi, mahasiswa jurusan Fisika Undip.
ADVERTISEMENT
Edukasi ini ditujukan bagi siswa dengan rentang usia 6 hingga 12 tahun. Melalui kegiatan ini, para siswa diajak untuk memahami berbagai jenis radiasi, sumber-sumbernya dalam kehidupan sehari-hari, serta dampak negatif yang dapat ditimbulkan jika seseorang terpapar radiasi dalam jumlah berlebihan. Dengan metode penyampaian yang interaktif, siswa diharapkan dapat lebih mudah memahami materi yang disampaikan.
sesi kegiatan pembelajaran bahaya radiasi oleh Abrar Rafif Ghandi Sabtu (18/01/2025). (KKN UNDIP TIM I)
zoom-in-whitePerbesar
sesi kegiatan pembelajaran bahaya radiasi oleh Abrar Rafif Ghandi Sabtu (18/01/2025). (KKN UNDIP TIM I)
Menurut Abrar Rafif Ghandi, program ini bertujuan untuk membekali siswa sejak dini agar lebih sadar akan bahaya radiasi berlebihan. "Saat ini, banyak perangkat elektronik yang memancarkan radiasi, seperti ponsel dan perangkat Wi-Fi. Anak-anak harus memahami batas penggunaannya agar tidak berdampak buruk pada kesehatan mereka di masa depan," ujarnya.
Dalam kegiatan ini, Abrar menggunakan berbagai media pembelajaran yang menarik, seperti gambar ilustrasi, video edukasi, serta simulasi sederhana yang membantu siswa memahami konsep radiasi secara lebih konkret. Anak-anak terlihat antusias mengikuti sesi diskusi, terutama ketika membahas dampak radiasi terhadap tubuh manusia.
ADVERTISEMENT
Salah satu siswa kelas 4, choirul, mengaku baru mengetahui bahwa radiasi tidak hanya berasal dari benda berbahaya seperti sinar-X, tetapi juga dari benda-benda yang sering ia gunakan sehari-hari. "Ternyata terlalu lama main HP bisa berdampak buruk. Aku jadi lebih hati-hati sekarang," katanya.
Para guru di SDN 2 Sugihan juga menyambut baik kegiatan ini. Menurut salah satu guru, Ibu Rina, "Materi ini sangat bermanfaat bagi anak-anak karena mereka hidup di era digital. Dengan adanya edukasi ini, mereka bisa lebih bijak dalam menggunakan teknologi," jelasnya.
sambutan baik oleh Guru SDN 2 Sugihan Sabtu (18/01/2025). (KKN UNDIP TIM I)
Selain memberikan materi edukasi, Abrar juga memberikan standing banner yang berisi informasi sepuar bahaya radiasi dan cara menghindarinya. Standing banner ini diharapkan dapat menjadi referensi bagi siswa atau perangkat pendidikan dalam menjaga kesehatan dari paparan radiasi berlebih
ADVERTISEMENT
Di akhir kegiatan, siswa diajak untuk menjawab pertanyaan singkat guna mengukur pemahaman mereka terhadap materi yang telah disampaikan. Hasilnya menunjukkan bahwa sebagian besar siswa sudah mulai memahami konsep radiasi dan bagaimana cara melindungi diri dari paparan berlebih.
Kegiatan ini mendapat apresiasi dari pihak sekolah dan diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi program-program edukasi lainnya di masa mendatang. Dengan meningkatnya kesadaran akan bahaya radiasi, diharapkan anak-anak dapat lebih bijak dalam menggunakan perangkat teknologi di kehidupan sehari-hari.
foto bersama para murid Sabtu (18/01/2025). (KKN UNDIP TIM I)
Program kerja ini merupakan salah satu bentuk nyata kontribusi mahasiswa KKN Undip dalam memberikan edukasi kepada masyarakat, khususnya di tingkat sekolah dasar. Harapannya, program ini dapat diterapkan di sekolah-sekolah lain agar semakin banyak anak yang memahami pentingnya menjaga kesehatan dari bahaya radiasi berlebihan.
ADVERTISEMENT