Curug Cijeruk: Tidak Kalah Menakjubkan dari Air Terjun Gullfoss di Islandia

Mahasiswa Fakultas Ilmu Komunikasi, Universitas Padjajaran
·waktu baca 4 menit
Tulisan dari Abrar Riza tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan
Siapa yang tidak mengetahui air terjun terkenal di Islandia? Betul sekali, Air Terjun Gullfoss. Air terjun ini menjadi salah satu keajaiban dunia. Aliran air nya yang berasal dari Sungai Putih (Hvítá) ini, mempunyai pemandangan yang luar biasa indah. Aliran air dan luncuran gletser nya membuat air terjun ini bervolume terbesar di Eropa. Tapi, bagi Anda yang ingin pergi menuju destinasi wisata alam yang biasa dikenal Air Terjun Emas ini, tidak perlu jauh-jauh pergi ke Islandia. Karena Indonesia sendiri memiliki air terjun yang memiliki kemiripan dengan Air Terjun Gullfoss loh. Curug Cijeruk, lokasi air terjun ini memiliki kemiripan dengan aliran air yang mengalir turun 2-3 kali.

Air Terjun Curug Cijeruk merupakan lokasi wisata alam yang berada di Desa Mekar Mukti, Kecamatan Waluran, Sukabumi Selatan. Air terjun ini mempunyai dua turunan aliran air, dengan ketinggian masing-masing 10-15 meter. Alirannya yang deras pada musim hujan menjadikan pemandangan air terjun ini lebih menakjubkan. Terdapat bebatuan alami berwarna kuning keemasan yang sudah terbentuk ribuan tahun lamanya. Bebatuan itu akan terlihat jika aliran air sedang kecil pada musim kemarau. Lokasi ini masih sangat alami. Destinasi wisata yang cocok bagi Anda untuk melepas penat setelah bekerja atau terlalu jenuh akan kebisingan kota. Apalagi bagi Anda yang pecinta alam, ini bisa menjadi salah satu pilihan destinasi wisata yang menantang. Karena untuk menuju ke sana diperlukan effort yang lumayan besar.
Untuk mendatangi air terjun ini, Anda mempunyai beberapa pilihan seperti menaiki kendaraan mobil jenis 4x4, motor trail, maupun berjalan kaki. Namun, jika berjalan kaki Anda harus menempuh jarak kira-kira 5 kilometer dari gerbang depan menuju air terjun. Bagi Anda pecinta offroad, jalan menuju ke air terjun ini sangat cocok untuk dilalui. Menjadi tantangan tersendiri bagi Anda yang menyukai olahraga ekstrem seperti mobil offroad ataupun motor trail. Tetapi bagi Anda yang tidak mempunyai kendaraan yang mampu untuk melewati medan jalan khusus untuk offroad ini, Anda bisa menaiki “ojek andal” yang berdiam di gerbang depan untuk siap mengantar Anda ke lokasinya.
Selama perjalanan, Anda akan melalui perkebunan pohon pinus yang dikelola oleh Perum Perhutani. Selain itu, Anda juga bisa menyapa para petani yang sedang mengambil getah pinus. Setelah melewati perkebunan pohon pinus, Anda akan disuguhi perkebunan cengkeh dan persawahan hijau yang memanjakan mata. Jika sudah melewati jalur ini, maka air terjun sudah dapat terlihat oleh Anda.
Sumber aliran Air Terjun Curug Cijeruk ini berasal dari Sungai Ciletuh. Sungai yang mengalir sepanjang hutan Perhutani di petak 108a. Air Terjun Curug Cijeruk juga memiliki keunikan tersendiri berupa tangga bebatuan purba yang terbentuk dengan alami. Bagi Anda yang ingin mencoba tantangan ekstrem, Anda bisa menaiki tangga alami ini untuk menuju ke air terjun di atas nya. Namun, Anda harus berhati-hati jika aliran air sedang deras. Tidak kalah indah dari air terjun bagian bawah nya, air terjun di atasnya mempunyai ketinggian 15 meter dan lebar lebih dari 40 meter. Jika aliran air sedang tidak deras, Anda dapat berenang di kolam yang terbentuk di atas nya.
Destinasi wisata alam Air Terjun Curug Cijeruk memiliki panorama yang sangat indah. Air terjun yang diapit oleh pohon-pohon besar yang rindang, suara air yang turun dari atas, menjadikan lokasi wisata ini sangat memanjakan mata. Bagi Anda yang ingin menyambangi lokasi wisata ini, wajib sekali untuk membawa bekal makanan dan juga minuman. Belum ada warung atau pedagang di lokasinya karena Air Terjun Curug Cijeruk masih jarang diketahui dan jauh dari sentuhan tangan manusia. Tentu saja ini sangat cocok bagi Anda para pecinta alam.
Untuk fasilitas umum seperti toilet, masih ala kadarnya. Fasilitas umum ini hanya dikelola oleh penduduk setempat yang tinggal di dekat gerbang depan lokasi wisata ini. Para pemuda yang biasa menjadi “ojek andal” dan menjaga kebersihan ini pun bilang bahwa ketika terjadi pandemi, pendapatan yang digunakan untuk mereka dan kepentingan lokasi wisata ini juga menjadi menurun. “Dulu sebelum pandemi ramai pengunjung, jadi pemasukan ke kami juga lumayan untuk mengurus tempat ini, kayak kebersihan dan lain-lain.” Kata salah satu pemuda yang pernah mengantar saya dari gerbang depan menuju air terjun ini. Menurutnya pandemi membuat Curug Cijeruk ini sepi pengunjung dan akhirnya kurang pemasukan untuk mengurus fasilitas umum yang ada.
Dengan belum adanya pihak yang mengelola destinasi wisata ini, diharapkan Anda yang mengunjunginya untuk tetap selalu berhati-hati dan menjaga barang bawaan Anda. Untuk perbekalan pun diusahakan membawa dari rumah untuk jaga-jaga ketika lapar atau haus di lokasi air terjun. Semoga pandemi ini segera berakhir dan destinasi wisata Air Terjun Curug Cijeruk bisa menjadi salah satu tujuan wisata Anda baik dengan keluarga ataupun teman-teman.
Sumber:
REDAKSI. (2018, Juli 17). Taman Batuan Purba Curug Cijeruk. Retrieved from Jurnal Indonesia: https://www.jurnalindonesia.net/taman-batuan-purba-curug-cijeruk/
Wikipedia bahasa Indonesia, e. b. (2021, Juli 21). Gullfoss. Retrieved from Wikipedia: https://id.wikipedia.org/wiki/Gullfoss
