Konten dari Pengguna

5 Penemuan Penting yang Dikembangkan Thomas Alfa Edison

Absal Bachtiar

Absal Bachtiar

Pencinta Cerita dan Asal-usul Kata

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Absal Bachtiar tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Foto: Thomas Alva Edison | commons.wikimedia.org
zoom-in-whitePerbesar
Foto: Thomas Alva Edison | commons.wikimedia.org

Thomas Alva Edison, lahir pada 11 Februari 1847 dan meninggal pada 18 Oktober 1931, begitu dikenal sebagai ilmuwan yang telah menyumbangkan banyak penemuannya di berbagai bidang. Ia juga merupakan salah seorang penemu pertama yang menerapkan prinsip produksi massal pada beberapa penemuannya.

Kejeniusan Edison dalam mempelajari teknologi dan ketertarikan akan berbagai ilmu memang merupakan hal yang luar biasa. Selain itu, Edison sebetulnya juga terkenal ahli dalam mengembangkan suatu hal yang lebih dahulu ditemukan oleh orang lain.

Dari sekian banyak penemuan dan pengembangan oleh Edison, berikut ini ialah beberapa di antaranya yang dianggap paling berpengaruh bagi masyarakat global.

Telegraf Otomatis

Foto oleh Cliff di flickr.com

Telegraf sebenarnya ditemukan Samuel Morse di tahun 1830-1840-an, dan alat tersebut dapat berkomunikasi dengan jarak jauh. Akan tetapi, perangkatnya memiliki kelemahan, dimana operator harus berkomunikasi dengan kode morse, sehingga memperlambat pesan yang masuk, dengan kecepatannya hanyalah 25 hingga 40 kata per menit.

Di tahun 1870-1874, Edison lantas mengembangkan sistem tersebut, sehingga mampu menghasilkan 1.000 kata per menit.

Pemancar Telepon

Foto: commons.wikimedia.org

Alexander Graham Bell, penemu telepon dan mematenkannya pada tahun 1876. Awalnya, telepon yang ditemukan Bell memiliki keterbatasan jarak.

Lalu, Edison dengan keahliannya dalam mengembangkan penemuan orang lain, menemukan cara untuk meningkatkan pemancarnya, yang awalnya memiliki keterbatasan jarak, sehingga akhirnya memiliki ruang lingkup dan jarak dengan lebih luas.

Bola Lampu

Foto: oleh barnimages.com di flickr.com

Edison sebenarnya bukanlah orang yang pertama kali menciptakan lampu pijar. Meski begitu, ia adalah orang yang mengembangkan lampu pijar agar dapat digunakan dengan tahan lama dan lebih praktis.

Di akhir 1870-an, Edison pun mendesain bohlam hampa udara, yang di dalamnya merupakan tempat filamen logam yang bisa dipanaskan sehingga akan menciptakan cahaya dengan lebih lama.

Fonograf

Foto: commons.wikimedia.org

Saat mengembangkan pemancar telepon Alexander Graham Bell, Edison mendapatkan ide untuk menciptakan perangkat untuk merekam dan memutar suara.

Idenya tersebut berkembang menjadi instrumen yang tidak hanya dapat merekam suara, namun juga musik dan yang lainnya. Edison kemudian menyebut alatnya sebagai "fonograf", lalu memasarkan dan menjualnya secara massal.

Baterai Penyimpanan Alkaline

Foto: commons.wikimedia.org

Di akhir tahun 1800-an, mobil listrik lebih populer daripada mobil dengan pembakaran internal dengan bensin. Namun, mobil listrik memiliki kelemahan besar, di mana baterai yang digunakan cenderung cepat bocor. Di sini, Edison datang dengan baterai alkaline, di mana merupakan baterai yang ringan, kuat, dan dapat diandalkan.

Namun, baterai alkaline ini tidak mampu bertahan karena saat itu ada pengembangan mobil murah milik Henry Ford yang menggunakan mesin pembakaran internal. Alih-alih tidak dimanfaatkan sama sekali, penemuan baterai Edison digunakan untuk lampu pertambangan, kereta api, dan kapal selam.

Cerdik dan cekatan memanfaatkan peluang, memang selalu seperti itulah Edison. Kendati tidak selalu berkreasi sebagai pionir, dia tak ragu untuk berinovasi terhadap penemuan yang telah ada.

Sumber: history.com | businessinsider.com | thoughtco.com