Tentang KamiPedoman Media SiberKetentuan & Kebijakan PrivasiPanduan KomunitasPeringkat PenulisCara Menulis di kumparanInformasi Kerja SamaBantuanIklanKarir
2025 © PT Dynamo Media Network
Version 1.100.8
Konten dari Pengguna
Agama Mwanzae, Kadal Spiderman di Afrika Timur
17 Juli 2020 13:54 WIB
Tulisan dari Absal Bachtiar tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

ADVERTISEMENT
Namanya aslinya cukup panjang, Mwanza flat-headed rock agama, dan orang-orang lebih sering menyebutnya Spider-Man agama. Kadal dengan nama Latin Agama mwanzae ini memang menarik, karena mirip seperti hewan yang sedang meminjam kostum Peter Parker.
ADVERTISEMENT
Kemiripan luar biasa dengan superhero Marvel itu dapat terlihat kentara, mulai dari kepala, leher, dan bahunya. Hanya populasi spesies jantan yang memiliki kombinasi warna menyenangkan. Sedangkan betina dari spesiesnya memiliki warna cokelat kusam.
Agama mwanzae yang berkepala datar juga sering terlihat saat hari yang cerah, berjemur di atas batu atau kopjes, di beberapa negara Afrika Timur, seperti di Tanzania, Rwanda, dan Kenya. Daya tariknya tentu saja merupakan pesona alam liar, namun ini juga membawa dampak buruk bagi dirinya.
Permintaan pasar untuk hewan peliharaan yang tidak biasa itu melonjak setiap tahun, sejak pertama kali Agama mwanzae tertangkap oleh kamera fotografer Roy Daines. Padahal, memeliharanya bukanlah perkara mudah. Agama mwanzae yang dikenal bersikap baik sebagai peliharaan membutuhkan peralatan khusus untuk mempertahankan suhu mereka, juga membutuhkan makanan khusus yang seimbang dari belalang, jangkrik, dan ulat.
Untuk urusan skill, Agama mwanzae cukup pandai memanjat dinding vertikal. Selain itu, kadal ini juga bisa berubah warna. Pejantan yang berwarna cerah bisa berubah kecokelatan pada malam hari atau jika takut. Hebatnya warna-warna ini dapat berubah lagi sekehendak suasana hatinya. Misalnya, ketika Agama mwanzae jantan bertarung, kepala mereka akan berubah menjadi cokelat, dan bintik-bintik putih pun muncul di tubuh mereka.
ADVERTISEMENT