Konten dari Pengguna

Alasan Kamu Membenci Kecoak dan 4 Fakta Lainnya

Absal Bachtiar

Absal Bachtiar

Pencinta Cerita dan Asal-usul Kata

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Absal Bachtiar tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Kecoak | Wikimedia Commons
zoom-in-whitePerbesar
Kecoak | Wikimedia Commons

Kecoak telah sejak lama menjadi tamu yang tidak diundang di rumah kita. Sebagian dari kita merasa jijik terhadapnya, ada yang biasa saja, sebagian yang lain benar-benar panik hanya dengan melihat kehadirannya.

Tetapi, seberapa banyak yang kita ketahui tentang makhluk ulet ini? Apakah kamu tahu alasan dibalik perasan jijik itu? Mari kita simak penjelasannya beserta dengan fakta lainnya.

Tidak semuanya hama

Ada sekitar 4.500 spesies kecoak, namun hanya 30 di antaranya yang dikategorikan sebagai hama. Jika dikerucutkan, hanya ada empat spesies yang paling unggul dalam memberikan gangguan terhadap manusia, yaitu kecoak Jerman, Amerika, Australia dan Oriental.

Ada yang berukuran paling besar

Kecoak badak adalah spesies terbesar dan dapat tumbuh sekitar 8 sentimeter panjangnya. Mereka hanya ditemukan di Queensland bagi utara, Australia. Spesimen terberatnya ialah 33 gram.

Ada juga yang jadi peliharaan

Kecoak desis Madagaskar adalah hewan peliharaan yang populer. Mereka mengeluarkan udara dari spirakel (lubang) di tubuh mereka untuk membuat suara mendesis.

Simbol perjuangan

Beberapa budaya Amerika Latin telah mengadopsi kecoak sebagai simbol kekuatan orang miskin dan mereka yang ditindas secara politik. Hal ini karena kemampuan kecoak yang mampu bertahan hidup dan beradaptasi di lingkungan paling sulit sekalipun.

Jadi mengapa kita merasa jijik?

Menurut Prof Jeff Lockwood, dari Universitas Wyoming, respons negatif kita terhadap kecoak berakar pada evolusi dan pengaruh budaya kami. Kecoak memiliki bau, gerakan, dan bentuk, yang benar-benar menimbulkan perasaan tidak nyaman pada persepsi indra manusia.

Kecoak | Wikimedia Commons

Selain menimbulkan respons tidak nyaman terhadap indra, alasan kita menolak kehadiran kecoak adalah karena masalah kesehatan. Kecoak dikenal gemar hidup di lingkungan kotor, bahkan bisa bertahan hidup di lingkuan yang sangat kotor.