Konten dari Pengguna

Anak yang Tertukar, dari Keluarga Muslim dan Hindu

Absal Bachtiar

Absal Bachtiar

Pencinta Cerita dan Asal-usul Kata

clock
comment
7
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Absal Bachtiar tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Anak yang Tertukar, dari Keluarga Muslim dan Hindu
zoom-in-whitePerbesar

Foto: bbc.com

Kasus bermula ketika Salma Parbin melahirkan anak laki-laki di Rumah Sakit Mangaldai, pada pukul 07:00 pagi, Rabu (11/3/2015). Hanya berjarak lima menit, Shewali Boro juga melahirkan di sana.

Selama hampir tiga tahun, Parbin kemudian merawat Jonait yang sebenarnya bukan darah dagingnya. Begitu pula Shewali membesarkan Riyan. Kedua ibu ini pun sadar, seiring waktu, bahwa wajah mereka tak mirip dengan anak yang diurus.

Parbin dan Shahabuddin Ahmed adalah pasangan Muslim, dengan ciri fisik orang India pada umumnya. Sementara Shewali dan suaminya, Anil, beragama Hindu dan mereka Suku Tribal yang ciri fisiknya lebih mirip Mongolia.

Tentunya sangat sulit bagi mereka, menerima kenyataan bahwa buah hati telah tertukar akibat keteledoran rumah sakit. Meskipun serangkaian tes DNA menyuguhkan fakta sesungguhnya, tapi hubungan anak dan orangtua tak sedarah itu sudah terikat kuat.

Bahkan saat sidang berlangsung pada tanggal 4 Januari 2018; dua pihak keluarga sudah siap bertukar anak, pada akhirnya mereka harus mengurungkan niatan. Jonait menangis keras tak mau pergi lepas dari pelukan Ahmed dan Ryan pun tak sudi meninggalkan Shewali.

"Pada hari kami pergi ke pengadilan untuk menukar Jonait, anak perempuan saya yang berusia delapan tahun berkata, 'Ma, tolong jangan mengirim dia pergi, saya akan mati jika dia pergi'," ucap Parbin, dilansir BBC International, Selasa (23/1/2018).

Satu-satunnya solusi terbaik, hanyalah dengan menyusun jadwal bertemu secara teratur antara dua keluarga itu. Ahmed dan Anil sepakat, biarkan anak-anak yang memutuskan sendiri di mana mereka akan tinggal, termasuk agama yang akan mereka pilih nanti.

Anak mengenal alam (Foto: Pixabay)
zoom-in-whitePerbesar
Anak mengenal alam (Foto: Pixabay)

"Anak adalah anak, dia adalah anugerah Tuhan, dia bukan Hindu atau Muslim," terang Ahmed.