Konten dari Pengguna

APD Dokter Wabah Abad Ke-17, Aneh Namun Efektif

Absal Bachtiar

Absal Bachtiar

Pencinta Cerita dan Asal-usul Kata

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Absal Bachtiar tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi APD dokter wabah abad ke-17 | Foto oleh Kuma Kum di unsplash.com
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi APD dokter wabah abad ke-17 | Foto oleh Kuma Kum di unsplash.com

Mengenakan jubah panjang dan topeng burung yang aneh, para profesional medis hadir laiknya sosoknya misterius di Eropa abad ke-17. Bagaimanapun, fungsi dan tujuannya cukup jelas dan efektif, kendati menarik banyak sorotan dan perhatian.

Kostum tersebut memang lazim digunakan oleh para dokter di Eropa, ketika wabah merenggut banyak nyawa manusia. Topeng eksentriknya berfungsi sebagai masker gas yang dirancang untuk melindungi pemakainya dari bau busuk (biasanya bau lingkungan kotor dan tubuh pasien penderita wabah). Dokter pun melengkapi penampilannya dengan topi lebar, mantel panjang, dan tongkat kayu, yang memungkinkan mereka untuk memeriksa pasien tanpa jarak terlalu dekat.

Laporan pertama mengenai APD (Alat Pelindung Diri) semacam itu dituliskan oleh Charles de Lorme, dokter Keluarga Medici dari Republik Firenze (sekarang bagian Italia), pada tahun 1619:

Hidung (topeng) itu panjangnya setengah kaki (30,48 sentimeter), berbentuk seperti paruh, diisi dengan parfum."

Sementara moncong bengkok pada topeng berisi beberapa zat, termasuk lavender, kapur barus, spons cuka, atau laudanum, yang dianggap dapat menangkal "wabah penyakit" di udara yang buruk.

Foto dari commons.wikimedia.org

Meskipun APD pada abad-17 didokumentasikan dengan baik, dalam banyak catatan dan gambar, tidak semua dokter di Eropa pernah memakainya. Misalnya di London, Inggris, di mana beberapa wabah telah merenggut banyak korban, kostum aneh tersebut bahkan hampir tidak pernah dipakai oleh para profesional medis.

"Tidak ada bukti kuat bahwa kostum itu pernah dipakai (di ibukota Inggris)," tulis Matt Brown di HistoryExtra.

kumparan post embed
kumparan post embed

Bukti-bukti meyakinkan tentang penggunaan APD antik itu paling banyak dilaporkan dari Italia, dengan beberapa tambahan bukti pendukung dari Prancis dan Jerman.

Sumber:

  • Plague Doctor Costumes Were Actually a Good Idea | talesoftimesforgotten.com

  • Why did 17th-century plague doctors wear peculiar beaked masks? | historyextra.com

kumparan post embed
kumparan post embed