Bandara Barra Menggunakan Pantai sebagai Lintasan Pacu

Pencinta Cerita dan Asal-usul Kata
Tulisan dari Absal Bachtiar tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Bandara Barra dapat dikatakan sebagai salah satu bandara paling unik di dunia. Bagaimana tidak, bandara ini berada tepat di garis Teluk Traigh Mhor, sebelah ujung utara Pulau Barra, Skotlandia. Karena posisinya yang dekat dengan laut, maka landasan pacu yang digunakan adalah pantai.
Pantai tersebut diatur dengan tiga landasan pacu yang ditandai dengan tiang kayu di setiap ujungnya. Hal ini memungkinkan pesawat berjenis Twin Otter dapat mendarat dan lepas landas sesuai dengan arah angin.
Namun, apabila air laut sedang pasang, maka landasan pacu pun akan tenggelam, sehingga mengharuskan jadwal penerbangan diubah saat air laut kembali surut. Apabila pendaratan malam darurat diperlukan, lampu kendaraan akan digunakan untuk menerangi landasan pacu.
Situasinya menjadi fenomenal, sebab Pantai Barra juga terbuka untuk umum dan menjadi salah satu tempat populer bagi para pengunjung untuk mengambil kerang-kerang cantik yang tersebar. Petugas bandara biasanya akan mengoordinasikan waktu yang tepat bagi para pengunjung memasuki pantai dan mereka tidak diperbolehkan berada di sekitar pantai apabila ada pesawat yang akan mendarat ataupun lepas landas.
Pesawat yang mendarat di bandara ini pun tidak sembarangan. Hanya pesawat kecil saja yang diperbolehkan. Walau ukuran transportasinya tidak besar, Bandara Barra cukup sibuk dalam melayani penerbangan antar pulau. Tercatat, ada sekitar 10 ribu penumpang setiap tahunnya yang bepergian dari atau ke Bandara Barra.
Sebelum menjadi bandara resmi, sejak dahulu sudah banyak pesawat yang menggunakan pantai ini sebagai lintasan pacu, sebagaimana tercatat pertama kali digunakan pada 14 Juni 1933 untuk mendarat dan lepas landas. Selang tiga tahun kemudian, pantai ini pun digunakan secara resmi digunakan sebagai landasan pacu bandara, tepatnya pada 7 Agustus 1936.
