Konten dari Pengguna

Batu Harricana, Jimat Suku Indian dan Keindahan Geologis

Absal Bachtiar

Absal Bachtiar

Pencinta Cerita dan Asal-usul Kata

clock
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Absal Bachtiar tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Batu Harricana, Jimat Suku Indian dan Keindahan Geologis
zoom-in-whitePerbesar

Di masa lalu, orang-orang Indian sering mengambil Batu Harricana untuk dipakai sebagai jimat. Mereka percaya, batu tersebut dapat membawa keberuntungan ketika memancing atau berburu, melindungi mereka dari roh jahat, dan memberikan kesehatan serta kemakmuran. Karena alasan-alasan mistis itulah, Suku Indian menyebutnya 'Batu Peri'.

Batu Harricana lazimnya ditemukan dalam endapan lunak, seperti di bawah tanah liat. Bentuknya tidak bulat, tetapi menggembung seperti pahatan bermotif. Tatkala Suku Indian menemukan Batu Harricana, mereka tentunya masih belum tahu penjelasan ilmiah mengenai pembentukannya; lebih mudah mengaitkannya dengan takhayul.

Secara geologis, Batu Harricana sebetulnya mulai terbentuk sekitar ribuan tahun lalu di bawah gletser. Gelembung-gelembungnya tercipta oleh konkresi atau pengendapan mineral di sekitar partikel. Meski konkresi cenderung menghasilkan batu berbentuk bulat atau oval, hal yang berbeda terjadi pada Batu Harricana.

Dalam kasus Batu Harricana, pengendapan itu terjadi pada kalsium karbonat di atas kerikil atau fosil sehingga menimbulkan gelembung. Pada saat ini, Batu Harricana cukup langka, namun masih dapat kita temukan di sekitar Sungai Harricana, Quebec, Kanada.

Nama 'Harricana' berasal dari kata 'Nanikana', dari bahasa Algonquin yang berarti sungai biskuit --dan biskuit yang dimaksud ialah 'Batu Peri'.

Sumber: Greenme | Amusing Planet