Konten dari Pengguna

Batu Meteorit Fukang yang Berkilau nan Indah

Absal Bachtiar

Absal Bachtiar

Pencinta Cerita dan Asal-usul Kata

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Absal Bachtiar tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Foto: Meteorit Fukang yang indah berjenis pallasite yang berupa kristal emas tembus cahaya
zoom-in-whitePerbesar
Foto: Meteorit Fukang yang indah berjenis pallasite yang berupa kristal emas tembus cahaya

Di Kota Fukang, China, pernah ditemukan batu meteorit pada tahun 2000. Meteorit itu diperkirakan berumur 4,5 miliar tahun dan diberi nama sama seperti kota tempatnya ditemukan.

Meteorit Fukang adalah meteorit berjenis pallasite yang berupa kristal emas tembus cahaya dan meneral yang disebut olivin dan tertanam dalam semacam lubang berbentuk seperti sarang lebah dari besi nikel. Meteorit ini begitu indah hingga membuat banyak orang terpukau, bahkan bisa jadi inilah batuan luar angkasa yang paling memesona.

Penemuan Meteorit Fukang terjadi secara tidak sengaja saat seorang pria yang berjalan kaki melintas di dekat sebuah batu raksasa. Pria tersebut kemudian berhenti dan makan di atas batu hingga bertanya-tanya mengenai apa sebenarnya jenis logam dan kristal dari batu tersebut. Ia pun mengambil palu dan memahan beberapa bagian batu. Pecahan batunya kemudian dikirim ke Amerika Serikat untuk diteliti.

Foto: Meteorit Fukang sekarang disimpan di University of Arizona

Setelah diteliti, barulah diketahui bahwa batu tersebut adalah meteorit. Aslinya, Meteorit Fukang memiliki berat lebih dari satu ton. Namun karena bentuknya yang indah, orang-orang telah mengambilnya dalam bentuk potongan kecil dan diedarkan ke seluruh penjuru dunia.

Saat ini, 31 kilogram sampel Meteorit Fukang disimpan di University of Arizona. Sementara itu pada tahun 2008, pelelangan Meteorit Fukang di Rumah Lelang Bonham New York pernah diharapkan menghasikan uang sebesar 2 juta dolar. Namun, ternyata Meteorit Fukang kalah pamor dengan kepingan fosil kotoran dinosaurus berusia 130 juta tahun.

Menurut Bonham, pallasite terdiri dari 50 persen kristal olivin dan peridot serta 50 persen nikel dan besi yang mana komposisi dianggap sebagai peninggalan dari pembentukan planet. Pallasite diperkirakan berasal dari meteor yang terbentuk selama proses terciptanya tata surya sekitar 4,5 miliar tahun yang lalu.

Sumber: dailymail.co.uk | amusingplanet.com

Sumber foto: commons.wikimedia.org