Konten dari Pengguna

Cerdas, Berparuh Spesial, dan 3 Keistimewaan dari Burung Bayan

Absal Bachtiar

Absal Bachtiar

Pencinta Cerita dan Asal-usul Kata

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Absal Bachtiar tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Foto: Wikimedia Commons
zoom-in-whitePerbesar
Foto: Wikimedia Commons

Burung yang berwarna-warni dari hutan hujan ini cukup sering digambarkan menjadi teman bajak laut. Tentu saja, hal ini karena kepintarannya. Sayangnya, 66 dari 375 spesies burung bayan terancam oleh perdagangan satwa liar yang ilegal. Tiga perempat dari jumlah total burung bayan juga telah diambil dari alam untuk dijual sebagai hewan peliharaan, dengan banyak yang mati dalam perjalanan.

Demi melestarikan burung spesial ini, tentu saja kita mesti mengenalnya agar mau melindunginya. Nah, berikut ini adalah lima keistimewaan dari burung bayan.

Berotak pintar

Burung bayan Afrika jantan terkenal sebagai yang paling berhasil berbicara dalam bahasa manusia. Contoh paling luar biasanya adalah Alex, yang belajar lebih dari 100 kata dalam bahasa Inggris. Dia juga bisa menghitung dan membedakan warna.

Paruh unik

Burung bayan memiliki paruh berengsel pada bagian atas dan bawahnya. Tidak seperti burung lainnya, burung bayan dapat mengangkat paruh atas mereka tanpa perlu menggerakkan seluruh kepalanya.

Kaki yang mengesankan

Burung bayan adalah satu-satunya burung yang dapat mengangkat makanan ke paruh mereka dengan menggunakan kaki. Tidak perlu repot-repot menunduk atau menyesuaikan posisi badan sejajar dengan makanan.

Punya komunikasi khusus

Bayan liar menggunakan tanda panggilan yang unik untuk mengidentifikasi setiap burung secara individual. Sebuah penelitian di Cornell University menemukan bahwa burung bayan belajar teknik ini dari orang tuanya. Setiap anak akan mendapatkan panggilan khusus dari orang tuanya, dan mereka akan membalasnya dengan kicau khusus juga. Cara ini digunakan secara konsisten.

Burung malam

Beberapa burung bayan, seperti kakapo, adalah mahluk yang aktif di malam hari. Kakapo juga tidak bisa terbang dan menjadi bayan terberat di dunia.

Selain itu, banyak spesies bayan yang bermonogami dan menghabiskan hidupnya hanya dengan satu pasangan. Mereka akan bekerja bersama untuk membesarkan anak-anak.