Konten dari Pengguna

Dari Burung Ibis, Ilmuwan Memprediksi Cara Dinosaurus Berjalan

Absal Bachtiar

Absal Bachtiar

Pencinta Cerita dan Asal-usul Kata

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Absal Bachtiar tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Foto: Ibis Putih Australia | Pixabay/Icewall42
zoom-in-whitePerbesar
Foto: Ibis Putih Australia | Pixabay/Icewall42

Ibis putih, kemungkinan bukanlah hewan yang difavoritkan oleh orang-orang Australia, sebab burung ini seringkali ditemukan di sekitar tempat sampah dan gemar mencuri makanan dari atas meja di restoran, taman, dan pusat perbelanjaan. Walau begitu, orang Austraslia layak berbangga terhadap eksistensi burung jenis ini, yang telah membantu para ilmuwan untuk memecahkan misteri tentang bagaimana Tyrannosaurus rex atau T-Rex berjalan dan berlari.

Percobaan itu dilakukan dalam sebuah penelitian yang dipimpin oleh Peter Bishop di Museum Queensland pada tahun 2018, yang meneliti cara berjalan dan berlari kelompok theoropoda. Tentu saja, alasan pemilihan burung bukanlah sebuah kejutan, karena sebelumnya ilmuwan telah mengetahui fakta bahwa sejumlah burung memang berevolusi dari theoropoda, yang di dalamnya juga termasuk dinosaurus seperti T-Rex. Hal inilah yang memungkinkan para ilmuwan untuk menjadikan burung ibis sebagai subjek penelitian.

Foto: Tyrannosaurus Rex | Wikimedia Commons.

Dalam penelitiannya, ilmuwan menggunakan lintasan lari berdinding yang digunakan untuk merekam gerakan burung-burung dengan kamera berkecepatan tinggi. Selain ibis, 12 jenis burung lain yang dipantau selama penelitian adalah kalkun Australia, kalkun domestik, tiga jenis puyuh yang berbeda, burung emu, dan burung unta. Burung-burung tersebut memiliki berat antara 45 gram hingga 80 kilogram.

Sebagai hasilnya, para ilmuwan kemudian mampu mengembangkan persamaan yang mereka sebut sebagai model BIRDS (Biomechanically Informative, Regression-Derived Statistical), yang hanya membutuhkan massa dan kecepatan tubuh burung untuk memprediksi panjang langkah mereka dan gaya yang diberikan per langkah. Model inilah yang memungkinkan perkiraan bahwa T-Rex, dengan berat 8 ton dan panjang kaki sekitar 3,1 meter, akan memiliki panjang langkah kaki lebih dari 4 meter jika bergerak dengan kecepatan 18 kilometer per jam.

Sebuah kesimpulan yang menarik, bukan?