Edgar Cayce, Sang 'Nabi Tidur' dari Amerika Serikat

Pencinta Cerita dan Asal-usul Kata
Konten dari Pengguna
23 Oktober 2020 16:23
sosmed-whatsapp-whitecopy-link-circlemore-vertical
Tulisan dari Absal Bachtiar tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan
Edgar Cayce, Sang 'Nabi Tidur' dari Amerika Serikat (123265)
zoom-in-whitePerbesar
Edgar Cayce | Wikimedia Commons
ADVERTISEMENT
Edgar Cayce, seorang peramal asal Amerika Serikat yang dikenal karena kemampuan supranaturalnya yang luar biasa. Selama masa hidupnya, ia memberikan 14.000 penerawangan yang terdokumentasi bagi banyak orang, termasuk untuk sosok populer pada masa lampau, seperti Harry Houdini, Thomas Edison, dan Marlyn Monroe. Hasil penerawangan Cayce memiliki berbagai banyak topik, mulai dari persoalan individu hingga mulai pecahnya Perang Dunia Kedua.
ADVERTISEMENT
Cayce pun mendapatkan julukan Nabi Tidur (Sleeping Prophet). Konon, setelah ia tidur di atas sebuah buku, ia bisa mengingat semua isi beserta ilustrasi yang terdapat pada buku tersebut. Kemampuan ini menuntun kariernya sebagai pendiagnosa sebuah penyakit. Padahal, Cayce tidak memiliki lisensi medis.
Dengan kemampuan supranaturalnya, Cayce menjadi sosok yang penuh dengan kontroversi. Berbagai kisah yang melingkupi dirinya ketika muda membuat dirinya sukar dipercaya.
Pada usia 12 tahun, Cayce mengungkapkan bahwa ia merasa kesulitan untuk memfokuskan pikirannya. Hingga datanglah seorang wanita bersayap yang mengatasi kesulitan tersebut. Setelah kedatangan wanita ini, ayahnya mengeklaim bahwa Cayce dapat mengingat semua isi buku yang menjadi alas tidurnya.
Edgar Cayce, Sang 'Nabi Tidur' dari Amerika Serikat (123266)
zoom-in-whitePerbesar
Plakat Edgar Cayce | Wikimedia Commons
Kemampuan itu pun terus digunakan oleh Cayce di sekolah; dan berkatnya, pada tahun 1892, Cayce mendapatkan predikat murid terbaik di kelas. Gurunya pun bertanya tentang bagaimana cara belajarnya (?). Cayce menjawab bahwa cara belajar ia adalah dengan tidur di atas buku pelajaran.
ADVERTISEMENT
Tak lama kemudian, surat kabar lokal menyebut Cayce sebagai "pria buta huruf yang menjadi dokter saat terhipnotis." Mereka menggambarkannya sebagai "ahli diagnosa psikis”.
Ketika melakukan praktik penerawangan, ia akan menutup matanya dan mendesah. Beberapa saat kemudian, matanya akan terbuka. Dipenuhi dengan mimpi seolah-olah sedang kesurupan; dan ia akan mulai melafalkan diagnosis, cara penyembuhan, dan bahkan prediksi tentang suatu hal.
Apakah kesaksian mengenai Cayce lebih dari sekadar bukti anekdot? Hal ini masih diperdebatkan sampai sekarang.
Anehnya, walau kemampuannya layak diragukan secara profesional, rekomendasi kesehatan Cayce dari tahun 1920-an dan 30-an memenuhi standar medis hingga saat ini. Kiatnya untuk panjang umur dan hidup sehat, termasuk tips tidur nyenyak, memasak dengan minyak zaitun, berolahraga, dan minum banyak air, masih relevan bagi kita semua.
ADVERTISEMENT
Referensi:
Baca Lainnya
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020