Konten dari Pengguna

Gedung Walkie Talkie, Menara 'Paling Dibenci' di London

Absal Bachtiar

Absal Bachtiar

Pencinta Cerita dan Asal-usul Kata

clock
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Absal Bachtiar tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Desain kacanya memantulkan cahaya panas bagi pejalan kaki dan merusak cat mobil.

Gedung Walkie Talkie, Menara 'Paling Dibenci' di London
zoom-in-whitePerbesar

Foto: commons.wikimedia.org

Cukup mudah untuk mendeskripsikan tingkat keburukan 20 Fenchurch Street, sebuah gedung di London, Inggris, yang juga dijuluki 'Gedung Walkie-Talkie' (karena bentuknya). Pada tahun 2015, bangunan ini memenangkan Piala Carbuncle, sebuah penghargaan sindiran yang diberikan kepada 'gedung paling jelek' menurut versi majalah arsitektur Design Building.

Dalam pemaparan di balik penghargaan satire itu, majalah Design Building menegaskan bahwa 20 Fenchurch Street ialah 'monster kaca buruk rupa yang serampangan memijakkan kakinya di langit London'. Sementara gedung tersebut juga dideskripsikan sebagai 'Menara Penjahat (James) Bond'.

Arsitek Rafael Vinoly pun mengakui bila karyanya tersebut memiliki banyak kesalahan cukup fatal. Dia telah salah memperhitungkan, dan tidak mengira jika sinar matahari yang dipantulkan 20 Fenchurch Street akan menjadi sangat panas dan berbahaya.

Salah satu dampak terparahnya pernah terjadi pada tahun 2013, ketika pantulan cahaya matahari dari 20 Fenchurch Street berhasil melelehkan bumper mobil Jaguar. Gedung tersebut dituntut oleh pemilik kendaraan, meski tidak diketahui berapa ganti rugi yang diberikan.

Panasnya sangat menyengat lantaran lengkungan kaca pada Gedung Walkie-Talkie bertindak selayaknya lup (kaca pembesar). Dengan kondisi tersebut, maka menjadi hal wajar apabila bebeberapa toko yang terkena pantulan cahayanya sering mengajukan laporan keluhan.

Beberapa pejalan kaki juga mengeluhkan desain lengkungannya yang turut memantulkan angin ke area trotoar. Sehingga tatkala angin di ketinggian puncak 20 Fenchurch Street cukup besar, hasil pusarannya cukup kuat untuk menggoyahkan tubuh manusia dewasa.

Sumber: theguardian.com | traquo.com