Konten dari Pengguna

Haneau de la Reine, Taman Indah Milik Marie Antoinette

Absal Bachtiar

Absal Bachtiar

Pencinta Cerita dan Asal-usul Kata

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Absal Bachtiar tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Foto:  Haneau de la Reine | wikimedia.org
zoom-in-whitePerbesar
Foto: Haneau de la Reine | wikimedia.org

Ratu yang pernah memegang kuasa di Prancis saat masih berbentuk negara monarki, Marie Antoinette, dikenal sebagai sosok yang lekat dengan berbagai citra buruk. Di mata rakyat Prancis saat itu, ia adalah orang yang egois, tak bermoral, dan gemar menghambur-hamburkan uang di tengah penderitaan rakyat Prancis. Tak heran jika akhirnya ia dieksekusi mati saat Revolusi Prancis meletus.

Salah satu bukti dari sifat Marie yang suka memboroskan uang negara adalah Hameau de la Reine, sebuah taman lokasi yang masih satu area dengan Istana Versailles. Hameau sebetulnya adalah semacam taman, tetapi bukan sembarang taman. Di sana, terdapat semacam miniatur desa yang modelnya mengikuti daerah pertanian di Normandia.

Sebelum Marie membangun Hameau de la Reine, lebih dulu berdiri Hameau de Chantilly. Tempat ini sangat populer di kalangan para bangsawan Prancis abad ke-18. Ada tujuh bangunan di Hameau de Chantilly yang seluruhnya dibangun dengan eksterior khas pedesaan dan atap dari jerami. Di sini, berbagai kegiatan para pejabat digelar mulai dari konser, hingga makan malam.

Foto: Marie Antoinette | wikimedia.org

Marie yang kesengsem dengan Hameau de Chantilly menginginkan agar ia juga punya hameau pribadi. Akhirnya, pada tahun 1783 dibangunlah Hameau de la Reine atau yang juga disebut Queen's Hamlet dan selesai pada 1788.

Hameau de la Reine tak kalah indah dengan Hameau de Chantilly. Di sana terdapat padang rumput dengan danau dan sungai, serta bangunan-bangunan yang punya beragam fungsi seperti penyimpanan susu, gudang, serta pabrik. Setiap bangunan juga diberi hiasan kebun buah atau taman bunga.

Marie memang betul-betul menikmati Hameau de la Reine miliknya. Ia kerap berpesta dengan gaya kehidupan ala desa bersama teman-temannya. Selain itu, ia juga biasa menjamu keluarga kerajaan ke pesta kebun. Selain dirinya dan teman-teman dekatnya, tak ada orang lain yang bisa bebas masuk ke Hameau de la Reine.

Hameau de la Reine masih ada hingga saat ini. Beberapa bagiannya pernah rusak parah saat Revolusi Prancis meletus. Sementara itu, sebagian lainnya dibuka untuk umum dan bisa dikunjungi.

Sumber:

  • The Queen’s Hamlet: Peek inside Marie-Antoinette’s fairy tale Rustic Village at Versailles, where she loved to act like a “simple peasant” | thevintagenews.com

  • Hameau de la Reine: Marie Antoinette’s Pretend Village | amusingplanet.com