Konten dari Pengguna

Hutan Dongeng Yakushima

Absal Bachtiar

Absal Bachtiar

Pencinta Cerita dan Asal-usul Kata

clock
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Absal Bachtiar tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Hutan Dongeng Yakushima
zoom-in-whitePerbesar

Pulau Yakushima terletak di kawasan perairan hangat dan terpencil yang jauh dari hiruk pikuk perkotaan. Sejak dahulu, pulau tersebut dihormati sebagai salah satu keajaiban alam yang mendeskripsikan kemurnian lanskap Jepang.

Status istimewa itu didapatkan olehnya lantaran keberadaan Hutan Yakushima, yang sejak tahun 1993 telah dimasukkan UNESCO ke dalam Situs Warisan Dunia. Iklim subtropis hutan telah memungkinkan kelayakan hidup bagi pohon-pohon sugi (cryptomeria) yang berusia sangat tua (sekitar 2.170 sampai 7.200 tahun) serta flora endemik (seperti penyu tempayan yang terancam punah).

Berjalan melalui Hutan Yakushima disebutkan seperti sedang memasuki dongeng. Akar-akar pohon besar meliuk-liuk dipenuhi lumut dan sejauh mata memandang --juga sekuat telinga mendengar-- hanya ketenangan yang kemungkinan kita dapatkan.

Tidak mengherankan, sebab kondisinya yang masih sangat asri, Hutan Yakushima menjadi inspirasi yang pas untuk latar film animasi Studio Ghibli, Mononoke Hime, yang disutradarai oleh Hayao Miyazaki.

Sumber: theguardian.com