Konten dari Pengguna

Jáchymov, Tempat Uang Dolar Pertama Diciptakan 500 Tahun Lalu

Absal Bachtiar

Absal Bachtiar

Pencinta Cerita dan Asal-usul Kata

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Absal Bachtiar tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Jáchymov | Wikimedia Commons
zoom-in-whitePerbesar
Jáchymov | Wikimedia Commons

Dolar telah menjadi mata uang yang paling banyak digunakan di dunia. Tiga puluh satu negara telah mengadopsinya sebagai mata uang resmi merek dan lebih dari 66 negara menjadikan dolar Amerika Serikat (USD) sebagai patokan dari nilai mata uang mereka.

Namun, ada satu tempat di mana dolar tidak diterima, yaitu di sebuah kota kecil di Ceko, Jáchymov. Ironisnya, jika dilihat dari catatan sejarah, justru dari sinilah dolar berasal.

Asal mula uang koin terkemuka

Ketika sejumlah besar perak ditemukan pada tahun 1516, bangsawan lokal di Jáchymov, Count Hieronymus Schlick, membaptis daerah Joachimsthal (Lembah Joachim). Saat itu, kota-kota di Eropa sedang berlomba-lomba untuk mendapatkan kekuasaan. Salah satu cara paling efektif yang dapat menegaskan kekuasaan adalah dengan menambang mata uang sendiri, dan itulah yang dilakukan Schlick.

Ia mengantungi izin resmi untuk menambang koin peraknya pada 9 Januari 1520. Gambar Joachim di cap pada bagian depan, sementara singa Bohemian pada bagian belakangnya. Koin itu dinamai Joachimsthalers, yang selanjutnya lebih sering disebut thaler.

Joachimsthalers | Wikimedia Commons

Dalam 10 tahun, Joachimsthal menjadi pusat pertambangan terbesar di Eropa. Pada pertengahan abad ke-16, diperkirakan bahwa sekitar 12 juta thaler yang dicetak telah menyebar ke seluruh Eropa. Jumlah yang jauh lebih banyak daripada mata uang lainnya di benua itu.

Selama 300 tahun selanjutnya, banyak negara di seluruh dunia menjadikan thaler sebagai model pembuatan mata uang. Ketika para penguasa di seluruh Eropa mulai merombak koin semirip thaler, mereka pun mengubah namanya ke dalam bahasa mereka sendiri. Sederhananya, mereka mengganti sebutan thaler dengan bahasa lokal, kendati dengan bentuk hampir serupa.

Di Denmark, Norwegia, dan Swedia, misalnya, thaler dikenal sebagai daler. Di Islandia, itu adalah dalur. Italia memiliki tallero, ada juga talar (Polandia), tàliro (Yunani), di Samoa masih disebut tālā, atau tallér (Hongaria). Mata uang resmi Slovenia pun ialah tolar hingga 2007. Sebetulnya semua sebutannya hampir mirip, hanya berubah karena penyesuaian bahasa pribumi.

Selain itu, bentuk adaptasi lainnya, mata uang di Rumania (leu), Bulgaria (lev), dan Moldovia (leu), pada hari ini mengambil nama mereka dari singa yang dicap pada koin thaler pertama (500 tahun yang lalu).

Setelah dikenal luas di Eropa, thaler pun segera menyebar ke Afrika. Mata uang ini digunakan di Ethiopia, Kenya, Mozambik, dan Tanzania, pada akhir 1940-an. Sebagian besar negara di Semenanjung Arab (sampai ke India) juga menggunakannya dan masih beredar pada abad ke-20.

Adaptasi sebutan "dolar"

Namun, ada sedikit perbedaan penyebutan di belanda, di mana mata uang semodel itu disebut leeuwendaler (dolar singa) atau lebih sering disingkat daler. Cara penyebutan dari orang Belanda inilah yang kemudian menyeberang ke Amerika Serikat dan diadaptasi oleh orang-orang Inggris.

Setelah pertama kali tiba di New Amsterdam (cikal bakal Kota New York) pada abad ke-17, daler yang dibawa oleh orang-orang Belanda dengan cepat menyebar ke seluruh Tiga Belas Koloni. Para pemukim berbahasa Inggris lantas menggunakannya juga, mengadaptasi sebutannya, hingga akhirnya semua koin perak berbobot serupa disebut dolar oleh mereka.

"Dolar" pun menjadi mata uang resmi Amerika Serikat pada tahun 1792. Sejak itu, dolar yang terinspirasi dari thaler telah melanjutkan pawainya di seluruh dunia, ke tempat-tempat seperti Australia, Namibia, Singapura dan Fiji.

Bagaimanapun, meski perjalanan historisnya cukup kredibel secara linguistik, belum ada klaim sah yang legal secara hukum, yang menyatakan bahwa Jáchymov merupakan tempat kelahiran dolar. Tampaknya memang sulit mengklaim sesuatu yang telanjur populer secara global sejak berabad-abad lalu.

Referensi: