Jalur Kereta Api yang Hampir Mustahil

Pencinta Cerita dan Asal-usul Kata
Tulisan dari Absal Bachtiar tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Memasuki abad ke-20, ketika kereta api semakin diminati dan menjadi primadona, setiap kota di pesisir barat benua Amerika Utara membutuhkan jalur kereta yang memadai ke arah timur agar pasokan makanan bagi penduduk bisa diantar dengan cepat. San Diego yang terletak di barat Amerika Serikat adalah kota pelabuhan kecil pada waktu itu dan para perintis bisnis berupaya untuk memajukan kota tersebut dengan memanfaatkan jalur rel.
Untuk memajukan kota mereka membutuhkan jalur kereta api yang menghubungkan dengan El Centro, kota sebelah tenggara dari San Diego. Pada 14 Desember 1906, pengusaha keturunan Jerman, John Diedrich Spreckels pun akhirnya mencanangkan pembangunanan jalur rel San Diego dan Arizona yang berjarak 238 kilometer.
Membangun jalur rel penghubung San Diego - Arizona tidaklah mudah. Para pengembang tahu akan tantangan yang dihadapi dalam proyek tersebut karena sudah tahu faktor alam pegunungan untuk peletakkan jalur. Kontur daratan peletakkan jalur rel berada di wilayah batu-batuan raksasa nan keras, lembah, suhu gurun yang panas dan juga jurang yang membahayakan pekerja proyek lintasan kereta tersebut. Melihat sulitnya tantangan dan risiko yang dihadapi proyek pembangunan, membuat jalur tersebut dinamain jalur kereta api paling mustahil.
Dibutuhkan sekiranya 17 terowongan, mulai yang panjangnya 88 meter hingga 800 meter, dan 20 penyangga demi menyelesaikan proyek pembangunan rel yang terbentang di pegunungan. Jalur rel kereta itu pun akhirnya selesai pada 1919.
Selain kondisi wilayah peletakkan rel, kesulitan lain yakni datang dari gejolak alam seperti gempa bumi atau longsor karena hujan deras. Ketika ada gempa bumi pada Maret 1932, salah satu terowongan runtuh dan memutuskan jalur rel kereta api. Para ahli pun memilih rute alternatif pada di sisi lain pegunungan tersebut.
Pembangunan jembatan harus dilakukan demi pembuatan rute alternatif. Tantangan kembali dihadapi para pekerja proyek karena jembatan harus dibangun di atas jurang curam lateral yang dikenal sebagai Goat Canyon. Rangkaian kayu yang dibangun untuk jembatan ini merupakan yang terpanjang dan tertinggi yang pernah dibangun di Amerika Serikat. Panjangnya lebih dari 182 meter dengan tinggi 54 meter. Pembangunan jembatan di atas ngarai itu selesai pada 1933.
Pada Januari 1951 merupakan tanggal di mana kereta penumpang terakhir melewati jalur tersebut. Setelah itu, kereta hanya beroperasi mengantarkan barang hingga September 1976.
Ketika terjadi badai tropis, tempat ini hancur, kereta api pun tak berfungsi kembali serta ditinggalkan begitu saja. Kini, rel tersebut dijadikan objek wisata yang menarik, bahkan tak jarang wisatawan dan fan kereta api berusaha menelusuri sepanjang rel itu.
Sumber: amusingplanet.com | desertusa.com
