Konten dari Pengguna

Jembatan Eshima Ohashi yang Sebenarnya Biasa Saja

Absal Bachtiar

Absal Bachtiar

Pencinta Cerita dan Asal-usul Kata

clock
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Absal Bachtiar tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Karena iklan sebuah produsen mobil asal Jepang, jembatan itu jadi terlihat sangat curam dan berbahaya.

Jembatan Eshima Ohashi yang Sebenarnya Biasa Saja
zoom-in-whitePerbesar

Jembatan Eshima Ohashi adalah jembatan beton dua jalur yang menghubungkan Kota Matsue di Prefektur Shimane ke Kota Sakaiminato di Prefektur Tottori, Jepang. Panjang totalnya 1,7 kilometer dan lebar 11,3 meter.

Sebagai jembatan terbesar di Jepang; ketiga terbesar di Dunia, Eshima Ohashi memang luar biasa. Tetapi, karena iklan dari Daihatsu Motor Co, kesannya jadi nampak berbahaya, dan menakutkan.

Produsen mobil tersebut menunjukkan jembatan dari sudut pandang yang 'dilebih-lebihkan'. Persfektif yang diambil lesa telefoto membuat pemirsa percaya bahwa jembatan itu luar biasa curam. Beberapa situs juga melaporkan bahwa mengemudi di jembatan tersebut seperti naik roller-coaster.

Padahal, Jembatan Eshima Ohashi cuma memiliki gradien (nilai kemiringan) 6,1% dari sisi Shimane dan 5,1% dari sisi Tottori. Semua mobil dapat melewatinya secara mulus.

Lantas, apa tujuan Daihatsu membuat iklan hiperbola seperti itu? Karena mereka ingin kita percaya bahwa produk terbaru, minivan Tanto, dapat melintasi medan sesulit apa pun. Hhmm...