Karya Seni Terbaik dari Fotografi Mikro

Pencinta Cerita dan Asal-usul Kata
Tulisan dari Absal Bachtiar tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Sejak 1975, Kompetisi Fotografi Mikro oleh Nikon selalu diminati oleh banyak fotografer profesional di seluruh dunia. Kompetisi ini mengharuskan fotografer untuk mengambil gambar mikro sebaik mungkin, dengan harapan agar hasil foto yang mereka ambil dapat memenangi kompetisi tersebut.
Setiap tahunnya, Nikon selalu mencari gambar terbaik untuk dijadikan pemenang. Lebih dari 2.000 orang peserta dari 88 negara, ikut berpartisipasi dalam kompetisi tahunan ini. Pada tahun 2019 lalu, kolaborasi dari Teresa Zgoda bersama dengan Teresa Kugler berhasil memenangkan kompetisi tersebut.
Duo Teresa berhasil menampilkan gambar seekor embrio penyu berwarna-warni yang diambil menggunakan kombinasi fluoresensi dan stereomikroskopi. Mereka berdua berhasil mengambil gambar ini ketika mereka sedang membantu kursus embriologi di Laboratorium Biologi Kelautan di Woods Hole, Massachusetts, Amerika Serikat. Dari sanalah mereka mempelajari teknik yang tepat untuk mengambil gambar dari berbagai jenis embrio dengan baik.
Menurut mereka berdua, untuk mengambil gambar ini merupakan sebuah tantangan yang unik, sebagian besar karena ukuran sampelnya yang sangat kecil. Panjang dari sampel embrio ini hanyalah satu inci saja. Oleh sebab itulah, mereka membutuhkan banyak waktu dan ketelitian untuk memastikan agar seluruh objek berhasil difoto sepenuhnya. Gambar hasil yang kamu lihat adalah sebuah kompilasi dari ratusan gambar yang ditumpuk dan dijadikan satu secara bersamaan.
Gambar-gambar lain dalam kompetisi ini juga tidak kalah menarik. Seperti pada gambar yang mendapatkan peringkat dua, Dr. Igor Siwanowicz dari Howard Hughes Medical Institute (HHMI), AS, berhasil mengambil gambar tiga protozoa air tawar bersel tunggal, lengkap dengan komposisi warna yang menawan.
Selain itu, gambar dengan peringkat ketiga berhasil dimenangkan oleh Daniel Smith Paredes dan Dr. Bhart-Anjan S. Bhullar dari Yale University, AS. Mereka berdua berhasil mengambil gambar dari embrio aligator, lengkap dengan saraf dan kerangkanya.
Kompetisi ini tidak mewajibkanmu untuk selalu mengambil gambar dari makhluk hidup. Seperti pada gambar yang diambil oleh Caleb Foster dari Caleb Foster Photography, AS, dimana Ia berhasil memenangkan peringkat lima untuk gambar kepingan salju yang Ia ambil. Untuk selengkapnya kamu dapat mengunjungi situs resminya.
Sayangnya, kompetisi ini tahun 2020 terpaksa ditiadakan dan akan dilanjutkan pada tahun depan di 2021 mendatang.
