News
·
17 November 2020 16:35

Kemunculan Kuda di Amerika Mengubah Kehidupan Suku Indian

Konten ini diproduksi oleh Absal Bachtiar
Kemunculan Kuda di Amerika Mengubah Kehidupan Suku Indian (113456)
Gambar oleh Bob Bello dari Pixabay
Sekitar 40 juta tahun yang lalu, kuda pertama kali muncul di Amerika Utara. Tetapi, setelah bermigrasi ke Asia, melalui jembatan darat Bering, populasi kuda sepenuhnya habis dari Benua Amerika. Selama 10.000 tahun lamanya suku Indian akan berburu hanya dengan berjalan kaki, sambil mengandalkan bantuan anjing-anjing peliharaan mereka.
ADVERTISEMENT
Saat Christopher Columbus dan penjelajah Spanyol datang ke dataran Amerika, mereka menunggangi kuda. Penduduk asli Indian dibuat ketakutan dengan apa yang mereka lihat. Mereka mengira mahluk itu manusia setengah binatang. Namun, seiring berjalannya waktu, ketakutan itu berubah menjadi kekaguman.
Kuda yang diperkenalkan oleh Columbus kepada orang-orang Indian kemudian digunakan dengan baik, untuk membantu mereka berburu bison. Sebelum menggunakan kuda, suku Indian akan memburu bison dengan mengendap-endap secara berjalan perlahan, membawa para bison ke tepi jurang, membiarkan mereka terjatuh, lalu membunuhnya. Namun, cara tersebut merupakan cara yang paling berbahaya dan memiliki kemungkinan berhasil sangat kecil.
Bagi orang Indian, menggunakan kuda dalam berburu dapat meningkatkan kecepatan dan efisiensi, sehingga dapat menghasilkan lebih banyak daging berkualitas tinggi untuk dikonsumsi, lebih banyak kulit untuk pakaian, dan tulang untuk fondasi bangunan atau senjata baru. Dengan menggunakan kuda juga, orang Indian dapat mengangkut harta benda mereka ke wilayah baru, mengikuti perburuan musiman.
Kemunculan Kuda di Amerika Mengubah Kehidupan Suku Indian (113457)
Gambar dari Wikimedia Commons
Namun, kuda juga membawa banyak perselisihan antara suku Indian. Semakin banyak kuda, artinya semakin dapat memperluas wilayah buruan dengan mudah. Tentunya kepemilikan kuda juga akan lebih membawa banyak kekayaan bagi suku tersebut. Maka, merampok dan mencuri kuda musuh pun menjadi taktik utama, dalam perang antar suku. Merampas kuda dari musuh pula dianggap sebagai tes ritual, bagi seorang pemuda Indian untuk mendapatkan tempatnya dalam mayarakat adat.
ADVERTISEMENT
Saat bangsa Eropa semakin banyak yang pindah ke dataran Amerika, dan berniat untuk mengambil alih tanah di sana, suku Indian juga memanfaatkan keahlian mereka dalam berkuda untuk menyusup, mengamati, dan berperang secara langsung. Mereka bertempur melawan prajurit Amerika Serikat.
Malang, suku pribumi itu berhasil dikalahkan dan kuda-kuda mereka diambil alih. Mereka pun dipindahkan secara paksa ke reservasi untuk kembali hidup dengan cara lama: tanpa kuda.
Rujukan: